Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit Prioritaskan Lansia

Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit Prioritaskan Lansia

  • Bagikan
SEBANYAK 1.000 masyarakat lanjut usia (lansia) menjadi prioritas vaksinasi bertema "Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit" yang digelar di Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Rabu (15/9). Waspada/Mahbubah Lubis
SEBANYAK 1.000 masyarakat lanjut usia (lansia) menjadi prioritas vaksinasi bertema "Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit" yang digelar di Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Rabu (15/9). Waspada/Mahbubah Lubis

MEDAN (Waspada)- Sebanyak 1.000 masyarakat lanjut usia (lansia) menjadi prioritas vaksinasi bertema “Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit” yang digelar di Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Rabu (15/9).

Kegiatan yang kerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Medan dengan XL Axiata ini diluncurkan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution beberapa hari lalu.

                                             

“Untuk Medan Johor tersedia 1.000 vaksin dibagi ke enam kelurahan yakni Suka Maju, Kedai Durian, Titi Kuning, Kwala Bekala, Pangkalan Masyhur dan Gedung Johor. Kegiatan dipusatkan di Taman Carikan setiap Rabu, Kamis, Jumat, Senin dan Selasa,” sebutnya didampingi Head Sustainability & Internal Communication XL Axiata, Andy Satrio Yuddho dan Corcomm Aldi Desmet di sela kegiatan.

Berdasarkan masukan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan serta kepala puskesmas, lansia lebih rentan terpapar Covid-19 makanya menjadi prioritas untuk divaksin. Selain lansia, vaksin juga ditujukan buat pendamping seperti suami atau istri dan anak

Seluruh lurah dan kepala lingkungan (kepling) diminta mendata setiap lansia di lingkungan masing-masing. Sehingga informasi lebih tersampaikan secara lengkap.

Disinggung penyebaran kasus, Zulfakhri Ahmadi mantan Camat Medan Amplas bersyukur menurun signifikan. “Alhamdulillah, turunnya lebih 50 persen, sebelumnya per hari 40 kasus, turun ke 20, tiga kasus bahkan beberapa hari lalu nihil. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat tetap menaati protokol kesehatan (prokes) 5 M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan,” urainya.

Andy Satrio Yuddho mengatakan program “Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit” dimulai Maret hingga Juli. Medan merupakan kota kedua setelah Depok, Jawa Barat (Jabar). “Awalnya di Depok, karena masyarakat antusias dan kebutuhan vaksin juga masih tinggi, maka kegiatan dilanjutkan ke Medan,” terangnya.

Dikatakannya, di Medan diawali di RS Adam Malik dilanjutkan ke empat kecamatan masing-masing Medan Selayang, Medan Johor, Sunggal dan Tembung. Setelah itu kembali ke Medan Selayang untuk vaksin dosis kedua.

Target kami, sambungnya, di RS Adam Malik 500 vaksin dan di setiap kecamatan 200. “Khusus vaksin di RS Adam Malik, bisa mendaftar melalui link di xlaxiata.co.id/indonesiabangkit. Dengan program ini kami berharap masyarakat terlindungi dan bisa beraktivitas kembali seperti semula sehingga ekonomi meningkat,” tandasnya. (cbud)

  • Bagikan