Waspada
Waspada » Selama Ops Ketupat 3.322 Kendaraan Diputar Balik 
Medan

Selama Ops Ketupat 3.322 Kendaraan Diputar Balik 

SATU unit bus penumpang tampak diputar balik Petugas saat melintas di Pospam dan cek poin Kec. Sei Bamban, Sabtu (23/5) sore. Selama Operasi Ketupat Toba 2020, tercatat sudah 3.322 kendaraan diputar balik. Waspada/Ist
SATU unit bus penumpang tampak diputar balik Petugas saat melintas di Pospam dan cek poin Kec. Sei Bamban, Sabtu (23/5) sore. Selama Operasi Ketupat Toba 2020, tercatat sudah 3.322 kendaraan diputar balik. Waspada/Ist

MEDAN  (Waspada): Selama Ops Ketupat Toba 2020 digelar 24 April hingga 30 Mei serta Kegiatan Yang Ditingkatkan (KYD) mulai 31 Mei hingga batas waktu belum ditentukan, tercatat sudah 3.322 kendaraan diputar balik.

“Selama Ops Ketupat Toba 2020 dan KYD hingga 2 Juni kemarin, terdapat 3.322 kendaraan yang diputar balik,”
kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Rabu (3/6) di Mapoldasu.

Putar balik kendaraan dilakukan petugas disejumlah check point di Sumut, karena pengendara tidak mempunyai KTP tempat tujuan dan muatan kendaraan (mudik/rekreasi).

“Tindakan itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid -19,” sebutnya.

Adapun kendaraan yang diputar balik selama Ops Ketupat Toba 2020, terdiri  atas sepeda motor 920 unit, mobil 1.114 dan bus 330.

Sedangkan kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama Ops sebanyak 400 kasus.

Korban meninggal dunia akibat laka lantas 86 orang, luka berat 147, luka ringan 392 orang dengan kerugian materi Rp 862.050,000,-

“Sedangkan bukti pelanggaran (tilang) selama Ops Ketupat Toba 2020 sebanyak 127 perkara, dan teguran 10. 731 perkara,” sebut Nainggolan.

Kemudian, sebagai upaya pencegahan penyebaran penularan Covid -19, Polda Sumut melaksanakan KYD sejak 31 Mei hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Dan hingga Selasa (2/6), kepolisian yang berjaga disejumlah chek point telah memutar balik 958 kendaraan dengan rincian sepeda motor 560 unit, mobil 374 dan bus 24 unit.

Tak Penuhi Syarat

Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, mengatakan dari hasil pendataan yang dilakukan, rata-rata setiap hari tidak kurang 600 kendaraan diperintahkan kembali.

Alasannya, karena tidak memenuhi syarat untuk masuk wilayah Sumut.

Hal ini juga dilakukan oleh Provinsi Riau, Aceh dan Sumbar apabila ada pemudik dari Sumut yang memasuki wilayah mereka.

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk menunda mudik guna mencegah penyebaran virus corona masuk ke wilayah kampung halaman kita masing-masing,” katanya, Rabu (13/5).

Pada pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2020 di wilayah Sumut 2020, Martuani menjelaskan Polda Sumut dan Polres jajaran telah menggelar Operasi Ketupat Tobat 2020.

Mereka mendirikan 114 pos pengamanan dimana ada 25 pos yang merupakan check point untuk mengantisipasi pemudik yang masuk atau keluar dari wilayah Sumut. (m10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2