Sejumlah Daerah Di Sumut Alami Kenaikan Dan Penurunan Level PPKM

Sejumlah Daerah Di Sumut Alami Kenaikan Dan Penurunan Level PPKM

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten/kota se Sumut 18 Oktober hingga 8 November telah membuat terjadinya kenaikan dan penurunan level. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis pada Selasa (19/10).

“Deliserdang, Nias Barat dan Tebingtinggi saat ini mengalami kenaikan menjadi level 2, padahal tiga minggu sebelumnya ketiga daerah tersebut di level 1. Sibolga bertahan di level 1 hingga saat ini,” katanya.

Ia mengatakan daerah yang mengalami kenaikan level 2 ke 3 ada 14 kabupaten/kota yaitu Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Langkat, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Madina, Sergai, Paluta, Palas, Labusel, Labura, Nias Utara dan Tanjungbalai.

“Selain itu, daerah yang mengalami penurunan level 3 ke 2 ada dua kota yaitu Binjai dan Padangsidimpuan,” ujarnya via seluler.

Sedangkan daerah yang bertahan di level 2 ada 13 kabupaten/kota yaitu Nias, Medan, Taput, Karo, Dairi, Toba, Nisel, Pakpak Bharat, Humbahas, Samosir, Batubara, Pematangsiantar, Gunungsitoli.

Prokes

Ia mengimbau jika masyarakat terkonfirmasi segera melakukan swab ataupun antigen, melaksanakan prokes dan vaksinasi. “Bagi yang melakukan vaksinasi dosis satu dan dua segera vaksin,” imbaunya.

Berikut kabupaten/kota se Sumut berdasarkan level PPKM yaitu level 1 yaitu Sibolga, level 2 yaitu Taput, Nias, Karo, Deliserdang, Dairi, Toba, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Humbahas, Samosir, Batubara, Nias Barat, Medan, Pematangsiantar, Binjai, Tebingtinggi, Padangsidimpuan, Gunungsitoli.

Selanjutnya, level 3 yaitu Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Langkat, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Serdang Bedagai, Padanglawas Utara, Padanglawas, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, Tanjungbalai.

Seperti diketahui, penetapan level wilayah berpedoman pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Hal ini ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dan ditambahkan dengan indikator capaian total vaksinasi dosis satu, di mana level PPKM kabupaten/kota dinaikkan satu level apabila capaian total vaksinasi dosis satu kurang dari 40%. (cbud)

PPKM. Ilustrasi

  • Bagikan