Waspada
Waspada » Segera Bayar Zakat Fitrah
Medan

Segera Bayar Zakat Fitrah

SEORANG warga membayar zakat fitrah di Masjid Raya Al Mashun Medan, Minggu (9/5). Waspada/Andy Aditya
SEORANG warga membayar zakat fitrah di Masjid Raya Al Mashun Medan, Minggu (9/5). Waspada/Andy Aditya

MEDAN (Waspada): Umat Islam agar menyegerakan pembayaran zakat fitrah, mal dan fidyah. Sebab, menyegerakan zakat adalah bentuk ketaatan pada agama dan modal solidaritas sosial di tengah pandemi.

Apalagi, saat ini pandemi masih terjadi di bulan Ramadhan dan berdampak pada sisi sosial serta ekonomi umat.

Zakat bisa menjadi alat penting untuk solusi pemerataan sosial umat yang saat ini perekonomiannya banyak yang terpuruk di tengah pandemi yang masih melanda.

Untuk menyalurkan zakat dan fidyah tersebut, seperti tahun-tahun sebelumnya saat bulan suci Ramadhan, Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Raya Al Mashun Medan, mulai membuka stan zakat fitrah maupun fidyah.

Pembukaan stan penerimaan dan pembayaran zakat fitrah dan fidyah dari masyarakat di masjid ini, dimulai sejak Selasa, 4 Mei 2021 hingga malam Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Silih Berganti

Pantauan Waspada, Minggu (9/5), usai shalat Ashar, warga silih berganti membayar zakat fitrah maupun fidyah di pintu gerbang utama masjid Kesultanan Deli yang merupakan salah satu ikon Kota Medan tersebut.

Di lorong pintu masuk gerbang utama masjid tersebut, disediakan sejumlah meja dan kursi tempat pembayaran zakat fitrah maupun fidyah dengan sejumlah petugas yang telah disiapkan.

Di depan pintu gerbang tersebut juga terdapat tulisan BKM Masjid Raya Al Mashun menerima pembayaran zakat fitrah 2,7 kg beras per orang dan fidyah 0,7 kg.

‘’Saya membayar zakat fitrah untuk 4 orang yakni istri dan dua anak sebesar Rp144 ribu,’’ ujar Erick Iswandi, warga Jl. Laksana Medan ditemui Waspada usai membayar zakat fitrah, Minggu (9/5).

Warga tidak perlu repot membawa beras dari rumah masing-masing, karena pihak BKM Masjid Raya Al Mashun menyediakan beras.

‘’Boleh juga kaum muslimin membawa berasnya dari rumah dan diserah terimakan di sini, Insha Allah langsung kita salurkan kepada kaum dhuafa yang berhak menerima,’’ kata Ketua BKM Al Mashun Ustadz Ulumuddin kepada Waspada di sela-sela kesibukan menerima zakat firah dari masyarakat.

Menurut Ustadz Ulumuddin, sistem pembayaran zakat fitrah di masjid ini menggunakan mazhab Syafi’i, yakni pemberian dalam bentuk beras sebanyak 2,7 kg.

“Pembayaran zakat fitrah sebagaimana biasanya, kita menerima dengan beras 2,7 kg per orang. Jadi satu orang senilai Rp36 ribu,’’ sebutnya.

Sementara fidyah wajib dilakukan sebagai mengganti ibadah puasa, dengan membayar sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan untuk satu orang.

‘’Orang yang tidak berpuasa karena sakit, uzur maupun hamil, wajib membayar fidyah,’’ tuturnya. (m29)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2