Waspada
Waspada » Satres Narkoba Ungkap Kasus TPPU Bandar Narkoba
Medan

Satres Narkoba Ungkap Kasus TPPU Bandar Narkoba

KAPOLRESTABES Medan Kombes JE Isir saat ekspos kasus TPPU bandar narkoba. Waspada/Rudi Arman
KAPOLRESTABES Medan Kombes JE Isir saat ekspos kasus TPPU bandar narkoba. Waspada/Rudi Arman

MEDAN (Waspada): Satres Narkoba Polrestabes Medan berhasil ungkap kasus TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) bandar narkoba, ZH alias JU, 47, warga Jl Pelaminan, Kec Medan Tuntungan/Jl T Cik Ditiro, Kel Madras Hulu, Kec Medan Polonia.

Tersangka terbukti memiliki aset senilai Rp8 miliar berupa 6 rumah, lahan dan 2 unit mobil diduga dari hasil narkoba.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir didampingi, Kasat Narkoba, AKBP Sugeng Riyadi mengatakan, Kamis (19/3), saat ini berkas kasus TPPU ini dinyatakan lengkap (P21).

Dan kita akan segera menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Jaksa.

“Ini merupakan kesuksesan pertama Satres Narkoba ungkap kasus TPPU bandar narkoba di tingkat Polres. Ini juga merupakan proses pengungkapan kolaborasi efektif dari Kejari Medan, PPATK dan penyedia jasa keuangan,” jelasnya.

Lebih jauh, beberapa aset tak bergerak yang berhasil diamankan antara lain.

Lima rumah yang berada di Jl Flamboyan, Medan Selayang, Jl Setia Budi Baru, Medan Helvetia, Jl Balai Desa, Medan Polonia.

Kemudian, Jl Setia Budi Baru dan Jl Starban, lahan kosong yang berada di Jl. Balai Desa dan 2 unit mobil.

Sebelumnya, Polrestabes Medan berhasil membekuk bandar narkoba, ZH alias JU, warga Jl Pelaminan, Kec Medan Tuntungan/Jl T Cik Ditiro, Kelurahan Madras Hulu, Kec Medan Polonia.

Dia diciduk Timsus Polrestabes Medan, 2018. Tersangka merupakan bandar besar yang memasok narkoba di 4 wilayah basis narkoba di Kota Medan.

Yaitu, Kampung Sejahtera (eks Kampung Kubur), Mangkubumi, Masjid Taufik dan Polonia.

Sejak Januari 2018 Polrestabes Medan telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka, ZH.

Dia ditetapkan sebagai DPO usai petugas mencokok istri dan sopir tersangka dengan barang bukti 0,5 kg sabu.
Atas perbuatannya, tersangka ZH dipersangkakan melanggar Pasal

Pasal 3 dan 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU dan UU Nomor 35 Tahun 2008 tentang Narkotika. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2