Waspada
Waspada » Satnarkoba Tangkap Sopir Edarkan 730 Gram Sabu
Medan

Satnarkoba Tangkap Sopir Edarkan 730 Gram Sabu

MEDAN (Waspada): Satres Narkoba Polrestabes Medan menangkap sopir yang mengedarkan 730 gram sabu dalam penyergapan di kediamannya di Jl. Pendidikan II, Desa Marindal II, Kec. Patumbak.

Tersangka SA, 31, kemudian diboyong ke Polrestabes Medan bersama barang bukti 1 bungkus plastik klip yang diduga Narkotika golongan I atau disebut sabu (Metamfetamina), dengan berat bersih 10 (sepuluh) gram. 1 bungkus plastik klip bertuliskan aksara cina yang diduga Narkotika golongan I bukan tanaman atau disebut sabu (Metamfetamina) berat bersih 730 gram sabu.
Kasatres Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan didampingi Kanit 1 AKP Paul Edison Simamora, Selasa (9/3)  menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi warga tentang adanya penyalahgunaan Narkotika di Jl. Pendidikan.
Selanjutnya, personel Satres Narkoba setelah melakukan penyelidikan ke lokasi dan menangkap tersangka dari kediamannya.
“Tersangka ditangkap, Rabu (24/2) sekira pukul 12.00 WIB. Selanjutnya di meja dapur rumah tersangka ditemukan 1 bungkus plastik klip sabu  dengan berat bersih 10 gram,” jelas Kompol Oloan Siahaan.
Selanjutnya ditemukan lagi 1 bungkus plastik klip yang bertuliskan aksara cina berisi  sabu dengan berat bersih 730 gram diruang tamu rumah bersama timbangan Elektrik yang ditemukan dari dalam kamar kosong.
Dijelaskan Oloan Siahaan, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku sabu itu milik abangnya C (DPO) untuk dititipkan. “Menurut keterangan tersangka tujuan tersangka diditipkan untuk diserahkan kepada orang lain,” jelas Siahaan.
Dengan tertangkapnya 730 gram sabu ini lanjut Oloan Siahaan, analisis sementra 1 gram/paket sabu bisa digunakan oleh 10 orang . “Jadi dengan ditangkapnya sabu sebanyak 740 gram berarti telah menyelamatkan 74.000 orang yang terselamatkan dari narkoba,” jelasnya.
Sedangkan tersangka mengaku 10 gram sabu yang diamankan dari rumahnya untuk dipakai sendiri. “Sedangkan yang 730 gram akan diedarkan di Medan,” katanya.
Dijelaskan Kasatres Narkoba Kompol Oloan Siahaan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap abang tersangka yang melarikan diri.
“Tersangka kita persangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tegas Kompol Oloan Siahaan. (m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2