Waspada
Waspada » Satgas PEN Perempuan Dan Anak Lakukan Penguatan UKM Pemberdayaan Perempuan Dampak Covid-19
Medan

Satgas PEN Perempuan Dan Anak Lakukan Penguatan UKM Pemberdayaan Perempuan Dampak Covid-19

PRESIDIUM Satuan Tugas (Satgas) Pemberdayaan Ekonomi Nasional (FEN) Perempuan dan Anak Sumatera Utara saat beraudiensi dengan Plt Kadis Koperasi dan UKM Sumut di Medan, Jumat (11/9). Waspada/Ist
PRESIDIUM Satuan Tugas (Satgas) Pemberdayaan Ekonomi Nasional (FEN) Perempuan dan Anak Sumatera Utara saat beraudiensi dengan Plt Kadis Koperasi dan UKM Sumut di Medan, Jumat (11/9). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Sumatera Utara mendukung Satuan Tugas (Satgas) Pemberdayaan Ekonomi Nasional (PEN) Perempuan dan Anak Sumatera Utara melakukan Penguatan UKM Pemberdayaan Perempuan dampak Covid-19.

“Kami sangat mendukung program-program yang dilakukan Satgas Percepatan Penangan Covid-19 terutama yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Sumut, harapan kami mainstrining Pemberdayaan Perempuan menjadi bagian penting di dalam penyusunan program,” ujar Ariffani, SH Kordinator Presidium Satuan Tugas Pemberdayaan Ekonomi Nasional Perempuan dan Anak Sumut usai melaksanakan audiensi di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sumatera Utara, Jumat (11/9).

Dijelaskan Arrifani, Satgas PEN Perempuan dan Anak adalah sebuah forum masyarakat yang beranggotakan LSM, penggiat Perlindungan dan Pemberadayaan Sosial dan Perempuan serta Anak di Sumatera Utara.

“Tujuan lahirnya Satgas PEN ini untuk mendorong sinergitas antara program-program pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 dengan kebutuhan riil masyarakat khususnya pelaku UMKM yang terdampak Covid-19 dan belum tersentuh oleh pemerintah,” jelas Arrifani didampingi sekretaris Rafdinal SSos, MAP.

Menurut Arrifani, program kerjasama yang akan dibangun oleh Satgas PEN Pemberdayaan Ekonomi Nasional Perempuan dan Anak Sumut, bersama Dinas Koperasi dan UKM diantaranya, membantu distribusi dan penyaluran program subsidi BLT UMKM kepada UMKM di Sumatera Utara, khususnya pada basis pelaku UMKM binaan yang tergabung dalam Satgas PEN.

“Jumlah UMKM yang diajukan sebanyak 2250 calon penerima BLT UMKM,” timpal Rafdinal selaku Sekretaris Presidium Satgas PEN.

Selain itu, tambah Rafdinal, pihaknya akan merancang kerjasama untuk membangun System Database UMKM di Sumatera Utara, yang selama ini belum tersedia secara maksimal.

“Kami telah menawarkan program Databes System Informasi berbasis Aplikasi yang dapat di akses secara luas dan mudah dan mandiri oleh setiap pelaku-pelaku UMKM. Program ini akan membantu Dinas Koperasi dan UMKM di dalam melakukan pendataan pelaku UMKM yang selama ini belum terdata,”  ujar Rafdinal.

Rafdinal menyebutkan, pelaku UMKM di Sumatera Utara harus siap bersaing dengan pelaku usaha besar dan lengusaha luar propinsi dan luar negeri.

“Caranya dengan masuk sebagai pelaku usaha berbasis online, yang selama ini trend dan prospek baik namun belum familiar dilakukan oleh pelaku UMKM di Sumatera Utara secara maksimal,” tukas Rafdinal.

Sementara itu, Plt Kadis Koperasi Sumatera Utara Muhammad Haikal dalam pertemuan tersebut meminta Satgas PEN bisa mencari upaya pemulihan ekonomi kreatif dan inovatif yang nyata dan konkrit agar ekonomi masyarakat khususnya kaum perempuan  dan anak akibat dampak dari Covid-19 ini bisa pulih kembali.

“Saya meminta Satgas PEN mendorong para pelaku UMKM untuk melahirkan koperasi yang bertujuan dalam mensejahterakan para pelaku UMKM,” pinta Muhammad Haikal. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2