RS Diminta Berikan Pelayanan Maksimal Terkait Corona

RS Diminta Berikan Pelayanan Maksimal Terkait Corona

  • Bagikan
SEKRETARIS Komisi E dr Meriahta Sitepu, Mars. RS diminta berikan pelayanan maksimal terkait corona. Waspada/Partono Budy
SEKRETARIS Komisi E dr Meriahta Sitepu, Mars. RS diminta berikan pelayanan maksimal terkait corona. Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): DPRD Sumut menegaskan jajaran rumah sakit yang jadi rujukan penyakit corona diminta berikan pelayanan maksimal kepada orang-orang terkait pandemi itu.

“DPRD minta rumah sakit beri palayanan maksimal, utuh dan dimengerti secara jelas oleh pasien yang datang, apalagi terkait corona,” kata Sekretaris Komisi E dr Meriahta Sitepu, Mars (foto) kepada Waspada, di Medan.

Hal itu disampaikan politisi PDI-P ini mengomentari kunjungan Komisi E ke Rumah Sakit Mutiara, Jalan Kapten Muslim Medan, Kamis (19/3) siang.

Turut mendampi rombongan, Direktur Utama RS Sari Mutiara Tuahman Franciscus Purba, dan jajarannya.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk menyikapi langkah Pemprovsu yang menetapkan RSU Sari sebagai evakuasi cadangan serta pos penerimaan laporan masyarakat terkait corona.

Selain RSU Sari Mutiara, Rumah Sakit GL Tobing atau Rumah Sakit PTPN di Tanjung Morawa ditetapkan sebagai evakuasi utama pasien Covid-19.

Sebagai pos penerimaan laporan masyarakat, Sekretaris Komisi E dr Meriahta Sitepu mengingatkan RS Sari Mutiara untuk peduli dan tanggap terhadap setiap pasien yang datang berobat atau ingin mendapatkan informasi terkait corona.

“Artinya bila menyangkut antisipasi, berikan langkah misalnya selalu mencuci tangan, dan bertatap muka dalam jarak tertentu,” katanya.

Yang terpenting, prioritaskan tetap menjaga kesehatan, karena obat penangkal virus yang ada dalam tubuh adalah ketahanan tubuh itu sendiri. “Bila tubuh sehat, virus itu tak mudah menyebar, tetapi bila lemah, maka virus dengan mudah melemahkan sistem pertahanan tubuh kita,” katanya.

Ruangan Isolasi

Dalam peninjauannya, Komisi E diperlihatkan ruangan-ruangan yang dijadikan tempat pemeriksaan, ruangan isolasi dan ruangan yang diperuntukkan dalam menangani pasien yang terpapar corona.

“Sebagai rumah sakit tipe B, RSU Sari Mutiara diminta menambah lagi ruangan isolasi untuk memaksimalkan pelayanan kepada pasien yang dicurigai terjangkit corona,” katanya.

Dengan jumlah 54 dokter spesialis dan dokter umum 16 orang, DPRD Sumut yakin pasien yang melakukan pemeriksaan scanning mendapatkan layanan yang maksimal.

Karena rumah sakit ini memiliki pelayanan penunjang, yang terdiri atas medical check up, rehabilitasi medik, farmasi, radiologi, CT Scanning dan USG.

Dirut RSU Sari Mutiara dr Tuahman Purba menyatakan kesiapannya melayani pasien yang ingin mendapatkan rawatan atau yang terpapar corona.

Dengan 5 ruangan yang disiapkan, RSU Sari Mutiara siap membantu Pemprovsu untuk mengantisipasi dan ikut bersama menangani penyakit corona. (cpb)

  • Bagikan