Scroll Untuk Membaca

Medan

Relawan Prabowo Sindir Megawati

AKTIVIS 98 Muhammad Ikhyar Velayati. Waspada/ist
AKTIVIS 98 Muhammad Ikhyar Velayati. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Relawan Persatuan Nasional Ikhyar Velayati menyindir Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait pernyataannya menyebut demokrasi di Indonesia terancam mati, karena ada kekuatan yang menghalalkan segala cara di Pilkada 2024.

“Heran saya, jika PDIP kalah dalam kontestasi pilkada di beberapa daerah seperti Sumut, Banten, Jateng, Jatim lalu dItuduh ada kecurangan pemilu dan serta merta negara dianggap tidak demokratis, tapi kalau PDIP menang dalam Pilkada seperti di Jakarta, Bali, Riau dan daerah lainnya, maka Pemilunya dianggap sudah jurdil dan demokratis,” sindir relawan Prabowo Ikhyar Velayati di Medan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Relawan Prabowo Sindir Megawati

IKLAN

Ikhyar menghimbau agar elit PDIP menggunakan instrumen hukum untuk menindaklanjuti setiap dugaan kecurangan Pemilu.

“Sebagai warga negara Indonesia yang baik, lebih baik elit PDIP menggunakan instrumen hukum dan demokrasi yang tersedia jika menganggap ada dugaan kecurangan dalam pilkada ini, itu baru sikap kesatria dan taat konstitusi,” himbau Ikhyar.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyoroti kekalahan partainya di beberapa daerah dan menyebut demokrasi terancam mati akibat kekuatan yang menghalalkan segala cara.

“Demokrasi kini terancam mati akibat kekuatan yang menghalalkan segala cara. Kekuatan ini mampu menggunakan sumber daya dan alat-alat negara,” ujar Megawati dalam keterangan video, Rabu (27/11).

“Hal ini nampak di beberapa wilayah yang saya amati terus menerus seperti Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, hingga Sulawesi Utara dan berbagai provinsi lainnya,” imbuhnya.

Menurut aktivis 98 ini, dalam negara demokrasi juga menuntut para elit dan rakyatnya untuk siap kalah dan siap menang dalam setiap kontestasi Pilkada.

“Selain pemilu jurdil dan luber, demokrasi juga membutuhkan mental siap menang dan siap kalah dari elit dan rakyatnya,” ujarnya. (rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE