Waspada
Waspada » Ratusan Buruh Pabrik Terancam Nganggur
Medan

Ratusan Buruh Pabrik Terancam Nganggur

SEJUMLAH petugas dari Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Pemko Medan sedang melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air di bagian belakang PT Sarana Ayu Semesta Jl Titi Pahlawan Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Jumat (21/8) sekira pukul 14:37. Ratusan karyawan terancam nganggur akibat terbakarnya perusahaan itu. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
SEJUMLAH petugas dari Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Pemko Medan sedang melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air di bagian belakang PT Sarana Ayu Semesta Jl Titi Pahlawan Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Jumat (21/8) sekira pukul 14:37. Ratusan karyawan terancam nganggur akibat terbakarnya perusahaan itu. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Ratusan buruh pabrik PT  Sarana Ayu Semesta terancam nganggur dan kehilangan pekerjaannya pascaterbakarnya pabrik tempat mereka bekerja di di Medan Marelan itu, Kamis (20/8) sekira pukul 21:00.

Ratusan buruh pabrik yang terancam nganggur hanya bisa memandangi lokasi tempat mereka bekerja yang sebagian tinggal puing-puing.

Mereka terus berdatangan melihat pabrik pengolahan hasil laut yang berlokasi di Jl Titi Pahlawan Lingkungan III, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan itu.

Pantauan Waspada, Jumat (21/8) sekira pukul 08:00 ratusan buruh pabrik terus berdatangan melihat lokasi tempat mereka selama ini menggantungkan hidupnya.

Mereka hanya bisa memandangi puing-puing kebakaran dan sisa asap yang terlihat masih keluar dari puing-puing yang terbakar.

Di lingkungan pabrik tidak terlihat plang nama perusahaan/pabrik.

Bahkan pihak pabrik tidak ada yang mau memberikan keterangan kepada wartawan terkait taksiran kerugian akibat kebakaran tersebut.

Bahkan, belum terlihat garis polisi (police line) pada lokasi kebakaran hingga pukul 14:37.

Sejumlah petugas dari Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran Pemko Medan masih terus menyirami puing-puing yang merupakan sumber dari kepulan asap tersebut.

Mereka sekaligus melakukan pendinginan di Lantai II gudang karton yang merupakan sumber api.

Kepulan asap yang masih keluar terlihat pada bagian gudang karton, bengkel dan laboratorium pabrik.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun pihak Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah penyebab kebakaran berasal dari arus pendek (korsleting).

Itu terjadi  karena pihak pabrik diduga menggunakan arus tegangan tinggi yang tidak terkontrol atau penyebab lainnya.

Tercatat, truk kontainer dan mobil angkat barang (forklift) hangus terbakar.

Seorang buruh pabrik PT SAS mengaku sudah 6 tahun bekerja dan berharap agar pihak pengusaha segera membangun kembali pabrik tersebut.

Ini dimaksudkan agar mereka tidak jadi pengangguran atau kehilangan pekerjaan.

“Semoga pengusaha cepat membangun kembali pabriknya sehingga kami tidak nganggur atau kehilangan pekerjaan,” sebut Sukma, salah seorang buruh pabrik.

Asap Hitam

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pabrik pengolahan hasil laut milik  PT Sarana Ayu Semesta (SAS) di Jl. Titi Pahlawan Lingkungan 3 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Kamis (20/8) sekira pukul 21:00 musnah terbakar.

Sedikitnya, 8 mobil milik Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Pemko Medan turun ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

Sejumlah warga yang bermukim di sekitar pabrik tersebut menuturkan, kobaran api disusul kepulan asap hitam pekat membubung tinggi ke udara sehingga menghebohkan warga sekitarnya.

Dalam tempo sekejap, kobaran api meluluhlantakan pabrik udang tersebut sehingga dan warga tidak bisa berbuat banyak.

“Untung saja, mobil pemadam kebakaran cepat datang, sehingga kobaran api bisa secepatnya dipadamkan,” sebut Syahril ,50, warga sekitar lokasi kejadian kepada Waspada.

Dijelaskan Syahril,  asal api belum diketahui dan diduga dari gudang ekspedisi.

“Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak karena petugas pemadam kebakaran masih sibuk memadamkan kobaran api,” tambah Syahril.

Pantauan Waspada, hingga pukul 21:30 api masih berkobar dan meludeskan bagian kantor dan gudang. Kebakaran tersebut  memacetkan arus lalulintas di Jl Marelan Raya. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2