Waspada
Waspada » Ranperda Displin Covid-19 Pacu Semangat Warga Ikuti Pilkada
Medan

Ranperda Displin Covid-19 Pacu Semangat Warga Ikuti Pilkada

ANGGOTA DPRD Sumut, Dedy Iskandar. Ranperda Displin Covid-19 pacu semangat warga ikuti pilkada. Waspada/Ist
ANGGOTA DPRD Sumut, Dedy Iskandar. Ranperda Displin Covid-19 pacu semangat warga ikuti pilkada. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Tiga anggota DPRD Sumut berpendapat, rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang disiplin Covid-19 yang disetujui seluruh fraksi dewan diharapkan pacu semangat warga untuk ikuti pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

Ketiga anggota dewan itu, Dedy Iskandar (PKS), Tuahman Purba (NasDem), dan Syahrul Ependi (PDI-P) mengatakan kepada Waspada yang dihubungi terpisah, kemarin.

Ketiga wakil rakyat itu merespon Ranperda Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Sumut, yang disampaikan Gubsu H Edy Rachmayadi pada sidang paripurna dewan, Selasa (24/11).

Menurut Gubsu, saat ini dunia, termasuk Indonesia sedang diserang Covid-19, dan dari waktu ke waktu dan telah menimbulkan korban dan kerugian material yang semakin besar. Sehingga diperlukan berbagai upaya untuk melakukan penyelamatan, salah satunya dengan Ranperda ini.

Merespon itu, Dedy Iskandar (foto) berharap Ranperda Covid-19 yang akan disahkan menjadi Perda diharapkan dapat pacu semangat warga ikuti pilkada.

“Kemudian warga diharapkan dapat tenang dan bisa menjaga diri, terutama pada hari pencoblosan tanggal 9 Desember mendatang,” ujar anggota Pansus Covid-19 DPRD Sumut itu.

Namun dia berharap Ranperda tersebut diharap dapat memperhatikan isi rekomendasi yang disampaikan Pansus Covid-19 belum lama ini, terutama terkait kordinasi Satgas Covid-19 di kabupaten/kota.

Langkah Preventif

Dua anggota dewan lainnya, Syahrul Effendi Siregar (PDI-P) dan Tuahman Purba (NasDem) berpendapat Ranperda Covid-19 diharapkan jadi langkah preventif penyebaran pandemi itu.

“Tapi perlu pula disertai dengan payung hukum agar pelaksanaannya jadi maksimal,” katanya.

Dia mengaku prihatin dengan lonjakan penularan Covid-19 di Sumut sudah sangat memprihatinkan, karena tingkat kedisiplinan masyarakat yang sangat rendah dalam menjalankan protokol kesehatan.

Menyinggung perhelatan pilkada yang tinggal menunggu hitungan minggu, Syahrul mengingatkan semua pihak, termasuk penyelenggara pilkada, benar-benar mematuhi protokol kesehatan.

Perda itu sendiri, menurutnya, akan menjadi payung hukum bagi pemerintah untuk memberikan sanksi kepada siapa saja yang melanggar protokol kesehatan.

Senada, Ketua Fraksi Partai NasDem (Nasional Demokrat), dr Tuahman F Purba, SpAn, berharap Ranperda displin Covid-19 jadi momentum bagi semua pihak untuk bersama-sama mencegah penularan pandemi.

“Dan bagi masyarakat kita tentu berharap mereka tidak khawatir lagi karena sudah terlindungi dengan aturan Ranperda itu, ” pungkasnya. (cpb)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2