Waspada
Waspada » Prof Hasim Purba: Keputusan Kemendikbud Untuk Kebaikan USU Dan Masyarakat Sumut
Headlines Medan

Prof Hasim Purba: Keputusan Kemendikbud Untuk Kebaikan USU Dan Masyarakat Sumut

Prof Hasim Purba: Keputusan Kemendikbud Untuk Kebaikan USU Dan Masyarakat Sumut. Waspada/Ist
Prof Hasim Purba: Keputusan Kemendikbud Untuk Kebaikan USU Dan Masyarakat Sumut. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Keputusan Mendikbud RI yang menugaskan Majelis Wali Amanat Univeritas Sumatera Utara (MWA USU) agar melantik Dr Muryanto Amin, S.Sos., M.Si menjadi Rektor USU 2021 – 2026 di Jakarta adalah tepat dan harus didukung semua civitas akademika USU dan masyarakat luas.

Hal itu dikatakan Prof Dr Hasim Purba, SH, M.Hum, Kamis (28/1) anggota MWA USU, terkait pelantikkan Rektor USU pada Kamis (28/1). “Keputusan Mendikbud RI tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Statuta USU khususnya Pasal 27dan itu juga merupakan amanah keputusan Rapat Pleno MWA USU tanggal 15 Januari 2021 yang lalu, jadi semuanya sudah jelas dan selesai,” ujar Prof Hasim seusai rapat MWA USU.

Dia menjelaskan bahwa rapat MWA USU tersebut sekaligus mendengarkan penjelasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diwakili Sekretaris Jenderal Kemendikbud Prof Dr Ainun Na’im. Menurut Prof Hasim, dalam rapat tersebut Sekjen menjelaskan beberapa hal tentang masalah yang menyangkut USU saat ini antara lain tentang tuduhan self plagiarism yang diduga dilakukan Dr Muryanto Amin.

Sekjen menjelaskan bahwa Kementerian telah membentuk tim yang juga melibatkan beberapa pakar/ahli dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia didampingi tim internal Kemendikbud seperti dari Ditjen Dikti, Inspektorat Jendral Kemendikbud dan Biro Hukum Kemendikbud. Tim telah mereview seluruh dokumen terkait tuduhan self plagiarism Muryanto Amin.

Menurut Sekjen, bila ada kasus tuduhan plagiarism seperti ini Kementerian punya standar pemeriksaannya. Tim melakukan review terhadap peraturan-peraturan terkait dan praktik-praktik dalam dunia perguruan tinggi internasional, dan tim telah menyimpulkan tidak terbukti apa yang dituduhkan kepada Muryanto Amin.

Atas simpulan tim tersebutlah maka tanggal 22 Januari 2021 Kementerian mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Ketua MWA USU agar pelantikan Rektor USU Periode 2021 – 2026 tetap dilaksanakan tanggal 28 Januari 2021 di Jakarta.

Menurut Prof Hasim yang juga Ketua MD Kahmi Medan, dalam rapat MWA USU Sekjen Prof Ainun Na’im juga menjelaskan tentang SK Rektor USU No.82/UN5.1R/SK/KPM/2021 tanggal 14 Januari 2021 tentang Penjatuhan Sanksi kepada Dr Muryanto Amin, dan telah dilakukan review. Ternyata menurut Kemendikbud RI SK Rektor tersebut memiliki cacat prosedur dan juga cacat substansial karena bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.

Atas penjelasan Sekjen Kemendikbud RI dimaksud, Prof Hasim sebagai Anggota MWA dalam rapat meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI agar segera menerbitkan publikasi atau siaran pers resmi untuk penjelasan semua isu self plagiarime. Dia juga menyarankan agar nama baik Muryanto Amin dipulihkan/rehablitasi karena sudah sempat terbit SK Rektor USU yang menjatuhkan sanksi.

SK tersebut telah tersebar luas di media sosial dan sudah menjadi debatable di masyarakat luas. “Alhamdulilah saat itu Sekjen Prof Ainun Na’im langsung merespon bahwa Kemendikbud sudah memberikan publikasi tentang penanganan kasus ini dan akan terus memberikan penjelasan bila dibutuhkan,” katanya.(m05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2