Pria Viral Di Medsos Terancam 10 Tahun

Pria Viral Di Medsos Terancam 10 Tahun

  • Bagikan
Pria S, yang terancam 20 tahun penjara minta maaf kepada warga kota Medan. Waspada/Ist
Pria S, yang terancam 20 tahun penjara minta maaf kepada warga kota Medan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pria S, 51, yang viral di media sosial karena ulahnya meresahkan masyarakat terancam hukuman 10 tahun penjara dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun sayang, penyidik menyebutkan yang bersangkutan tidak ditahan meskipun ancaman diatas lima tahun penjara tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Raffles Marpaung, Senin (9/8) malam menerangkan tersangka terancam Pasal 28 ayat 1 Undang Undang ITE dengan hukuman 10 tahun penjara.

“Statusnya sudah tersangka. Yang bersangkutan kita hubungi saat berada di kawasan wisata, Tanah Karo. Kita ajak bertemu lalu kita amankan. Tersangka dijerat Pasal 14 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Kemudian Pasal 28 ayat 1 UU ITE tapi tidak dilakukan penahanan,” jelas Kompol Raffles.

Dijelaskan, ada yang menyebutkan bahwa hasil swab tersangka negatif. Namun dalam video rekaman yang sempat tersebar luas tersangka tidak menyebutkannya secara rinci.

“Ada dari hasil tes yang menyebutkan bahwa ia (tersangka) negatif. Memang tersangka sudah beberapa melakukan swab tapi hasilnya masih kita periksa. Jadi dugaan kita tersangka menyebarkan kabar bohong hingga membuat keonaran ditengah masyarakat,” terang Raffles.

Saat disinggung apa motivasi tersangka melakukan rekaman video tersebut, Raffles menyebutkan masih didalami penyidiknya. Sementara orang yang merekam aksi tersangka S masih dalam pengejaran.

“Motifnya masih kita dalami dan untuk orang yang merekam video tersebut masih kita kejar. Tersangka juga sudah menyampaikan permohonan maafnya pada masyarakat luas,” kata Raffles.

Seperti yang diketahui, Sehat sempat memviralkan video saat wisata kuliner di sejumlah rumah makan di Medan. Kemudian aksinya itu juga sempat membuat keributan ditengah-tengah masyarakat. Dalam video itu, ia juga mengaku bahwa dirinya terkonfirmasi Covid-19.

Minta maaf

Setelah diamankan polisi, S, 54, minta maaf kepada masyarakat Kota Medan atas tindakannya membahayakan orang lain.

Permintaan maafnya itu diucapkan di ruang penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan pasca diperiksa penyidik. Permintaan maafnya itu direkam oleh salah seorang petugas.

“Saya minta maaf sebesar-besarnya pada masyarakat tentang informasi saya yang salah tentang hasil PCR sehingga menimbulkan kepanikan dan kegaduhan di masyarakat luas. Sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap pria berinisial S dalam video tersebut.

Seperti diketahui, pria berinisial S berkeluyuran ke sejumlah rumah makan di Medan tanpa mematuhi protokol kesehatan. Aksi keluyuran itu direkamnya dalam video lalu disebarluaskannya ke media sosial.

Ironisnya, ia mengaku terpapar virus Covid-19, sehingga menimbulkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat.
Ia diketahui positif Covid-19 setelah melakukan tes swab.

Kini pria tersebut harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dimata aparat penegak hukum. (m25)

 

 

  • Bagikan