Waspada
Waspada » Ancam Korban Pakai Clurit, Preman Kampung Diringkus
Medan

Ancam Korban Pakai Clurit, Preman Kampung Diringkus

KASAT Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek HC SIK dan dua personilnya memperlihatkan seorang pelaku tindak kekerasan sebelum dijebloskan ke dalam sel. Preman kampung itu berhasil diringkus tiga hari setelah merampas handphone milik pelajar SMP. Waspada/Ist
KASAT Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek HC SIK dan dua personilnya memperlihatkan seorang pelaku tindak kekerasan sebelum dijebloskan ke dalam sel. Preman kampung itu berhasil diringkus tiga hari setelah merampas handphone milik pelajar SMP. Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada): Tiga hari setelah merampas handphone milik pelajar SMP, seorang preman kampung diringkus oleh personil Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Dari tersangka berinisial  MSS,17, warga Jl Bengkalis, Kel. Belawan I, Kec. Medan Belawan, polisi menyita sebilah clurit sebarang bukti sedangkan handphone hasil rampasannya sudah dijual pelaku kepada orang lain.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan melalui Kasat Reskrim AKP I Kadek HC SIK menyebutkan, aksi tindak kekerasan tersebut terjadi pada Sabtu (28/11) sekira pukul 16.00.

Saat itu, korban M Abdul Aqso,13, sedang bermain-main bersama teman sebayanya di Gang 9 PJKA Kelurahan Belawan I.

Tak lama kemudian, tiba-tiba datang sekelompok preman merampas handphone milik korban Merk OPPO A12 dengan paksa  menggunakan batu, kemudian mengambil clurit untuk mengancam korban.

“Korban merasa ketakutan, sehingga pelaku merampas handphone korban,” ujar Kasat Reskrim.

Usai aksi tindak pidana kekerasan itu, korban melaporkan peristiwa itu kepada ibunya.

Tanpa buang waktu, ibu korban bernama Lili Purwanti,50, warga Lorong III Umum Kel Bagan Deli Kec Medan Belawan membuat laporan pengaduan ke Polres Pelabuhan Belawan.

Dijelaskan Kasat Reskrim, tiga hari kemudian, preman kampung itu berhasil diringkus di Jl Pulau Seram, Kel Belawan Bahari, Selasa (1/12) tepatnya di belakang Sekolah YAPIM.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka MSS mengakui perbuatannya bersama temannya berinisial RZ. Tersangka EZ masih diburon sedangkan handphone hasil rampasan telah dijual kepada orang lain,” jelas Kasat Reskrim.(m27)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2