Ponpes Tahfidz Darul Qur'an Rayakan HUT Kemerdekaan

Ponpes Tahfidz Darul Qur’an Rayakan HUT Kemerdekaan

  • Bagikan
PEMENANG lomba menerima hadiah berfoto bersama Dr. H. Amarullah Nasution, SE. MBA selaku Ketua Yayasan Islamic Centre Darul Qur’an Jenderal Besar Dr. H. Abdul Haris Nasuton. Waspada/ist
PEMENANG lomba menerima hadiah berfoto bersama Dr. H. Amarullah Nasution, SE. MBA selaku Ketua Yayasan Islamic Centre Darul Qur’an Jenderal Besar Dr. H. Abdul Haris Nasuton. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 76, Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Darul Qur’an menyelenggarakan kegiatan upacara bendera dan perlombaan Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) antar santri serta lomba kebersihan kamar.

Saat upacara bendera pada Selasa (17/8), Ketua Dewan Pengawas Darul Quran Prof. Dr. H. Hasan Bakti Nasution, MA, Bendahara Yayasan Hj. Erli Hamimah Dalimunthe, SE serta tenaga pengajar. Bertindak sebagai pembina upacara, Direktur Pondok Pesantren Dr. H. M. Tohir Ritonga, Lc. MA.

Dalam amatnya beliau berpesan, bahwa dalam mengisi kemedekan semua guru, pegawai dan santri harus menanamkan tiga hal. Yakni, meluruskan niat sebagaimana lurusnya tiang bendera, menanamkan sifat berani dalam kebaikan karena bendera kita berwarna merah dan harus membersihkan hati karena warna putih salah satu warna bendera Indonesia.

Lomba MHQ

Pesantren juga mengadakan Musabaqah Hifzhil Qur’an antar Satri untuk memeriah Perayaan HUT RI Ke-76. Kegiatan ini memotivasi santri agar mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif.

Selain kewajiban menghafal Al-Qur’an, semua santri juga belajar kitab kuning, ilmu agama dan Ilmu Umum. Dimana 1900 santri yang menimba ilmu, Kelak para santri diharapkan akan mempratikkan ilmu-ilmu agama yang mereka peroleh di Pondok Pesantren.

Dr. H. Amarullah Nasution, SE. MBA selaku Ketua Yayasan Islamic Centre Darul Qur’an Jenderal Besar Dr. H. Abdul Haris Nasuton menyampaikan, agar para santri harus bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu khususnya menghafal Al-Qur’an. Di mana hafalan mereka merupakan bekal untuk melanjutkan perkuliahan diperguruan negeri atau swasta, baik dalam maupun luar negeri.

Bagi pemenang lomba, kata dia, yayasan menyiapkan hadiah-hadiah untuk juara-juara Tahfizh berupa tropi dan uang tunai begitu juga sertifikat.

Selain perlombaan MHQ, para santri juga disertakan dalam lomba kebersihan kamar dan pemenangnya juga mendapatkan hadiah dari yayasan. (m22)

  • Bagikan