Waspada
Waspada » Ponita: Termotivasi Jadi Juara
Medan

Ponita: Termotivasi Jadi Juara

PONITA peserta MTQ ke-54 Kota Medan Cabang Hafalan Alquran 5 Juz Tilawah yang termotivasi jadi juara. Waspada/Anum Saskia
PONITA peserta MTQ ke-54 Kota Medan Cabang Hafalan Alquran 5 Juz Tilawah yang termotivasi jadi juara. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Peserta Musyabaqah Tilawatil Quran(MTQ) ke-54 Kota Medan Cabang Hafalan Alquran 5 Juz Tilawah atas nama Ponita, mengaku sangat percaya diri dalam mengikuti perlombaan berkat dukungan orang tuanya. Hal itu disampaikan Jumat (19/3).

Menurutnya, dukungan yang dia dapatkan dari orang tuanya menjadi motivasi untuk meraih juara. “Tentu saja saya berharap meraih juara di MTQ ke -54 Kota Medan ini. Apalagi saat ini sudah ada ketentuan bahwa peserta MTQ harus sesuai dengan domisili. Sehingga, kemenangan dalam MTQ ini sangat diharapkan,” ungkapnya.

Dia menyebutkan dukungan orang tuanya ini memotivasinya menjadi juara. Hal itu sudah dirasakan sejak pertamakali meraih juara dalam MTQ.

“Alhamdulillah sejak di Sekolah Dasar, saya sudah giat belajar Alquran. Orang tua saya sangat mendukung dan selalu menemani saya dalam belajar. Tidak pernah ada rasa jenuh, padahal belajar di kelompok pengajian cukup lama waktunya.Tapi orang tua sangat sabar agar saya bisa menjadi seorang Qoriah,”ujar Ponita.

Akhirnya, sambung lulusan Pondok Pesantren Alquran Zawiyatul Huffaz Martubung dan sudah hafal 15 Juz Alquran, setiap ikut MTQ dia selalu meraih juara. Bahkan sudah 20 lebih koleksi piala yang diraih dalam berbagai perlombaan MTQ.

Ditabung

Puteri tunggal dari, Deliana Lubis dan Hambali Parinduri ini, menambahkan dari hadiah yang dia peroleh selalu ditabung untuk biaya kuliah. Selain itu dalam tahun ini, ia akan berusaha menghafal Alquran sampai 30 Juz.

“Saya berupaya menghafal agar tercapai 30 Juz,”kata Ponita yang aktif belajar Alquran di Lembaga Bapqah-Sika Jl M Yakub Medan.

Ayang Ponita, Hambali Parinduri yang turut serta mengantarkanya dalam MTQ kemarin, mengakui terus memberi dukungan untuk puteri tunggalnya.

Terutama masa Pandemi Covid-19 ini, dimana pelaksanaan MTQ tidak bisa berlama-lama di lokasi lomba. Sehingga, usai lomba langsung membawa puterinya pulang.

“Ya, saya mendukung Ponita jadi Qoriah terbaik. Ini jadi kebahagiaan bagi saya dan isteri dan mengharap Allah mempermudah semua urusan kami dan mengabulkan doa dan harapan agar Ponita jadi juara,”ungkapnya.(m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2