Waspada
Waspada » Polsek Patumbak Tangkap Penganiaya Security Terminal Amplas
Medan

Polsek Patumbak Tangkap Penganiaya Security Terminal Amplas

PETUGAS kepolisian memperlihatkan tersangka penganiayaan, Selasa  (18/8). Polsek Patumbak tangkap penganiaya security terminal amplas. Waspada/Ist
PETUGAS kepolisian memperlihatkan tersangka penganiayaan, Selasa  (18/8). Polsek Patumbak tangkap penganiaya security terminal amplas. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Tekab Polsek Patumbak tangkap seorang penganiaya security di Terminal Terpadu Amplas, Rabu 6 Agustus 2020.

Polsek Patumbak tangkap penganiaya security Terminal Amplas diketahui berinsial SS alias Mamat Ompong, 30, warga Jalan Turi, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas.

Sedangkan korban penganiayaan, Irwansyah, 23, penduduk Jalan Beringin Raya Asrama Deninteldam I, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia.

“Pelaku ditangkap atas laporan korban, dengan laporan polisi nomor LP/496/VIII/2020/SU/Polrestabes Medan/Sek Patumbak,” kata Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fahreza didampingi Panit Iptu Darman Lumbanraja, Selasa (18/8).

Dijelaskan bahwa penganiayaan terhadap korban terjadi Sabtu, 1 Agustus 2020 sekira pukul 02:30.

Saat itu korban Irwansyah selaku security Terminal Terpadu Amplas bersama sama rekannya, Hamanius Siahaan dan Edi Manurung sedang melaksanakan patroli di terminal.

Kemudian Irwansyah dan rekannya melihat seorang pria yang tidak dikenal sedang berlari.

Selanjutnya, korban memanggil pria tersebut dan menanyakan apa yang terjadi.

Pria tersebut mengatakan bahwa handphone miliknya telah diambil preman-preman terminal, seorang diantaranya Mamat Ompong, dan pria tersebut meminta tolong kepada security untuk mengambil kembali handphone miliknya,

Lalu Irwansyah dan rekannya mendatangi pelaku sambil menanyakan perihal handphone milik pria tersebut, namun tersangka Mamat Ompong tidak mengakuinya.

Sehingga, korban mempertemukan laki laki pemilik handphone yang hilang tersebut ke hadapan tersangka.

Namun tiba-tiba tersangka Mamat Ompong memukul wajah Irwansyah dan pada saat itu juga teman-teman tersangka juga memukuli Irwansyah.

Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patumbak.

Tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 170 ayat (1) juncto Pasal 351 ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan secara bersama-sama.

“Ancaman hukumannya paling lama 5 tahun 6 bulan penjara,” ujar Kapolsek. (m10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2