Waspada
Waspada » Polsek Medan Kota Tangkap Bandar Togel
Medan

Polsek Medan Kota Tangkap Bandar Togel

PANIT Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Asrul Rambe  (kanan) dan anggota memperlihatkan tersangka dan barang bukti judi togel, Jumat  (24/7). Waspada/Ist
PANIT Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Asrul Rambe  (kanan) dan anggota memperlihatkan tersangka dan barang bukti judi togel, Jumat  (24/7). Waspada/Ist

MEDAN  (Waspada): Resmob Polsek Medan Kota tangkap tersangka bandar toto gelap  (togel) dari kawasan Jalan Busi, kemarin.

Polsek Medan Kota tangkap bandar togel saat menerima pesanan dari pemesannya, Senin (20/7) sekira pukul  21:00.

Tersangka berinisial SS, 47,  warga Jl Brigjen Katamso.

Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin, Jumat  (24/7) membenarkan hal tersebut.

Dia menyebutkan, dari tersangka diamankan barang bukti dua handphone berisi nomor pesanan, empat kertas rekapan dan uang tunai Rp540.000.

Penangkapan Senin malam itu, sebut Kapolsek, berdasarkan informasi masyarakat menyebutkan di Jalan Busi ada seorang pria diduga penulis dan bandar togel.

Tim kemudian bergerak mengarah objek dan melakukan penggeledahan serta penangkapan.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui sebagai penulis dan bandar togel, yang baru dijalani selama satu minggu.

Guna pengembangan kasus itu, tersangka  dan barang bukti diboyong ke Polsek Medan Kota untuk proses penyidikan.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin sudah jelas-jelas mengintruksikan seluruh Polres di jajaran Polda Sumut untuk menindak tegas semua bandar Narkoba dan semua bentuk Perjudian.

Hal itu disampaikan Kapolda Sumut jelang Hari Bhayangkara ke 74 tahun 2020.

“Saya sejak datang di sini (menjadi Kapoldasu), sudah saya tegaskan tidak ada togel, karena sudah sangat merusak kehidupan warga Sumatera Utara,” ujar Kapoldasu Irjen Martuani Sormin.

Mantan Kadiv Propam ini sempat mengibaratkan seorang orangtua yang berprofesi sebagai supir yang berbohong kepada istrinya tentang berkurangnya jumlah setoran sebagai supir hanya karena membeli togel.

“Untuk membeli beras pun dikurangi hanya karena mau membeli togel,” sebutnya.

Menurut Kapoldasu, judi togel musuh kita, mari sama-sama kita kubur ke Danau Toba.

Kapoldasu juga menyinggung penyakit masyarakat bermain judi leng serta perbuatan kekerasan rumah tangga.
“Karenanya ibu-ibu harus tangguh dan tetap berdoa,” tegasnya. (m10).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2