Waspada
Waspada » Polres Pelabuhan Belawan Ungkap 11 Kasus Kriminal
Medan

Polres Pelabuhan Belawan Ungkap 11 Kasus Kriminal

KAPOLRES Pelabuhan Belawan AKBP MR Dhayan (dua kanan) dan Kasat Reskrim AKP I Kadek Heri (kanan) memperlihatkan barang bukti di aula Polres Pelabuhan Belawan, Rabu (23/9). Selama Operasi Kancing, Polres Belawan berhasil ungkap 11 kasus tindak kriminal. Waspada/Ist
KAPOLRES Pelabuhan Belawan AKBP MR Dhayan (dua kanan) dan Kasat Reskrim AKP I Kadek Heri (kanan) memperlihatkan barang bukti di aula Polres Pelabuhan Belawan, Rabu (23/9). Selama Operasi Kancing, Polres Belawan berhasil ungkap 11 kasus tindak kriminal. Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada): Selama 14 hari melaksanakan Operasi Kancil 2020, Polres Pelabuhan Belawan berhasil ungkap 11 kasus kriminal.

Polres Pelabuhan Belawan ungkap 11 kasus kriminal sekaligus menangkap 14 orang pelaku dan menyita barang bukti berupa 4 unit sepedamotor dan 1 STNK.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dhayan, Rabu (23/9) menyebutkan kasus menonjol yang diungkap, yakni aksi pencurian dengan kekerasan (curas) dan penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di Kecamatan Medan Marelan.

Kasus perampasan truk tanki berisi CPO yang terjadi di kawasan Kampung Salam Belawan, 3 pelakunya berhasil ditangkap dan mengamankan barang bukti berupa 2 unit mesin pompa dan 1 unit truk tanki.

“Pelaku berinisial  J, TP dan AR, barang bukti 2 unit mesin pompa dan 1 unit mobil tanki turut diamankan,” ujar Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dhayan.

Dia didampingi Kasat Reskrim AKP I Kadek Heri di aula Polres Pelabuhan Belawan.

Dijelaskan Kapolres, aksi curas terhadap truk tanki bermuatan CPO terjadi beberapa waktu lalu di Jl. Raya Pelabuhan Kampung Salam. Saat itu, truk tanki yang datang dari arah Medan menuju Belawan.

“Tiba-tiba dari arah belakang muncul 1 unit mobil Kijang Innova langsung menghentikan laju truk tanki. Dari dalam mobil Kijang Innova turun 4 pelaku bersenjata tajam,” katanya.

Menurut Kapolres, para pelaku menarik supir dan kernet truk sedangkan seorang pelaku mengambil alih kemudi truk. Truk dibawa ke Kabupaten Langkat sedangkan supir dan kernet truk dibuang di kawasan Kabupaten Tanah Karo,” jelas AKBP MR Dhayan.

Dhayan menambahkan, truk tanki ditinggalkan di pinggir jalan setelah isi truk tanki berupa minyak CPO dikosongkan oleh para pelaku.

Mobil CPO

Kronologis kejadian pada saat korban dan saksi membawa mobil tanki berisi CPO dari arah medan menuju Belawan.

Dari arah belakang datang 1 unit mobil kijang inova langsung menyetop mobil tangki yang dibawa korban dan turun 4 TSK.

Salah seorangnya membawa sajam dan langsung menarik korban. Korban dibawa dan diturunkan di daerah Tanah Karo sementara Mobil Tanki ditinggalkan di daerah Langkat setelah isi CPO nya dikosongkan.

Kasus curas lainnya yang diungkap, yakni perampokan terhadap supir truk trado di depan Rumah Sakit PHC Belawan.

Saat itu, tambah AKBP Dhayan, supir truk sedang mengisi saldo kartu tol di gerbang tol Belawan. Tiba-tiba pelaku dan seorang temannya langsung naik ke atas truk trado.

“Kedua pelaku mencekik dan memukuli supit truk. Kedua pelaku merampas handphone dan uang tunai milik supir truk. Selanjutnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan,” ujar Kapolres.

Sedangkan pelaku penganiayaan yang berhasil ditangkap yakni berinisial Z alias W dan Z alias D.

Kedua pelaku ditangkap beberapa hari kemudian usai melakukan penganiayaan terhadap korbannya di Jl Young Panah Hijau Kecamatan Medan Marelan. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2