Waspada
Waspada » Polisi Usut Kasus Premanisme Di Lahan PWI
Medan

Polisi Usut Kasus Premanisme Di Lahan PWI

PREMANISME. Polisi masih usut kasus premanisme di lahan PWI. Ilustrasi
PREMANISME. Polisi masih usut kasus premanisme di lahan PWI. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Polrestabes Medan masih melakukan pengusutan terkait kasus premanisme di lahan PWI di Jl. PWI Gang Tawon Dusun XVI, Desa Sampali, Percut Seituan.

“Laporan atas nama korban Laila Ramadhani, warga Jl. Siringo Ringo Gang Sepakat Labuhan Batu masih kita usut,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah H Tobing melalui Wakasat AKP Rafles Marpaung yang dikonfirmasi wartawan, Senin (26/1) sore.

Dijelaskan, dalam laporan itu, korban menyebutkan pelaku berinisial G. Begitu juga pelaku pengrusakan yang laporannya di Polsek Percut juga pelakunya sama.

Menurutnya, pihaknya juga sedang menyelidiki alas hak kepemilikan tanah itu. “Karena surat tanah itu dikeluarkan oleh eks Kepala Desa (Kades) Sampali berinisial PA,” katanya.

PA ini jelasnya, Kades yang mengeluarkan surat tersandung kasus korupsi diduga masalah lahan juga dan saat ini masih menjalani proses hukum.

Polrestabes Medan juga akan mempelajari surat keterangan yang dikeluarkan Kepala Desa Sampali dan akan mengecek keabsahan surat yang dikeluarkan oleh eks Kades.

“Petugas juga segera mengecek ke Kantor Camat Percut Sei Tuan apakah ada tembusannya ke Camat,” jelasnya.

Selain itu, Polrestabes Medan juga akan memintai keterangan pihak PTPN 2 untuk mengetahui apakah lahan tersebut masih Hak Guna Usaha (HGU) atau tidak.

Rafles juga menjelaskan, soal kasus pengrusakan yang dilakukan preman, pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah kios yang dirusak itu milik korban.

“Untuk masalah kerugian pihak korban, penyidik meminta bukti kwitansi pembelian bahan material yang sudah dibeli korban,” jelasnya.  (m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2