Waspada
Waspada » Polisi Tembak Tukang Botot Pencuri Sepedamotor
Medan

Polisi Tembak Tukang Botot Pencuri Sepedamotor

TERSANGKA RA, tukang botot usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara sebelum dibawa ke Polsek Percut. Polisi menembak RA karena melawan saat dilakukan pengembangan kasus. Waspada/Ist
TERSANGKA RA, tukang botot usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara sebelum dibawa ke Polsek Percut. Polisi menembak RA karena melawan saat dilakukan pengembangan kasus. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Polisi dari Reskrim Polsek Percut Seituan tembak tukang botot pencuri sepedamotor, karena melawan saat dilakukan pengembangan kasus di Jl Pembangunan, Dusun 3 Bandar Setia, Kec. Percut Seituan.

Polisi tembak tukang botot pencuri sepedamotor berinisial RA, warga Jl Pembangunan, Dusun 3, Desa Bandar Setia.

Petugas juga mengamankan dua penadah yakni JRP, 31, warga Jl Pendidikan Pancing, Kel Indra Kasih, Kec. Medan Tembung dan ZT, 49, warga Jl Karya Bakti, Kel. indra Kasih, Kec. Medan Tembung.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo, Minggu (16/2) menjelaskan, tersangka pencurian dengan pemberatan melanggar pasal 363 KUHPidana dan 2 orang pelaku penadah melanggar psl 480 KUHP.

Dijelaskan, pencurian tersebut dilakukan tersangka RA, Rabu (29/1) sekira pukul 05:00 WIB di rumah korban Sumarno, 59, di Jl. Tuasan, Kel. Sidorejo Hilir, Kec. Medan Tembung.

“Waktu itu RA bersama temannya R (buron) mendatangi rumah korban lalu melihat ada sepedamotor di teras rumah,” katanya.

“Keduanya kemudian membuka pintu teras dengan cara merusak pintu lalu membuka rantai yang d gembok dengan obeng,” jelas Aris.

Setelah masuk, keduanya mendorong sepede motor keluar serta menghidupkannya dengan menggunakan gunting.

“Sepedamotor hasil kejahatan itu kemudian dijual kepada JR dengan harga Rp1,3 juta,” jelas Aris.

Dari tangan JR, sepedamotor Yamaha Bega R warna silver BK 4607 CC kemudian digadaikan kepada ZT.
Polisi begitu menerima laporan dari korban kemudian melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

Dari hasil penyelidikan diketahui pelakunya RA.

“Jumat (14/2) sekira pukul 20:00 WIB, anggota reskrim beserta Panit Reskrim Ipda Toto Hartono melakukan penangkapan RA di Jl. Pembangunan,” kata Aris.

Aksi Bersama

Dari hasil introgasi RA mengaku melakukan aksi bersama temannya dan hasil kejahatan dijual kepada JR Rp1,3 juta. Sedangkan JR mengaku sepedamotor tersebut dihadiahkan kepada ZT.

Polisi kemudian menangkap ZT dari kediamannya dan menemukan sepedamotor hasil kejahatan bersama RA.

Di lokasi juga ditemukan beberapa jenis sepedamotor yang diduga hasil kejahatan.

Yamaha Mio warna biru BK 2981 KN, Honda Karisma warna hitam lis ungu BK 6793 UA, Suzuki Spin warna hitam BL 3583 JG.

Yamaha Jupiter Z warna merah BK 5202 AEE, Yamaha Vega RR warna biru BK 5027 AEA, Honda Vario warna putih tanpa plat nomor.

Dan Yamaha Jupiter Z warna silver tanpa plat nomor serta 7 STNK sepedamotor, 3 buku BPKB sepedamotor.

Dijelaskan Aris, polisi kemudian melakukan pengembangan untuk melakukan penangkapan terhadap R.

Namun saat itu tersangka RA mendorong anggota dan melarikan diri, sehingga anggota memberikan tembakan peringatan sebanyak 2 kaki ke atas.

Namun tersangka tetap melarikan diri. Lalu anggota melakukan tindakan tegas terukur ke arah kaki kiri tersangka.

Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhyangkara untuk menjalani perawatan. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2