Waspada
Waspada » Polisi Tembak Spesialis Pencuri HP
Medan

Polisi Tembak Spesialis Pencuri HP

TERSANGKA Roni yang ditembak kedua kakinya (duduk) usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Waspada/Ist
TERSANGKA Roni yang ditembak kedua kakinya (duduk) usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Polisi dari Polsek Percut Seituan tembak kaki pencuri HP (handphone), yang sudah berulang kali beraksi, karena melawan petugas di tanah garapan Exs PTPN II Sampali.

Polisi tembak spesialis pencuri ponsel diketahui berinsial S alias Roni, 37, warga Jl HM Sariman, Dusun I Kamboja, Desa Lau Dendang, Kec.Percut Seituan ini menyerang petugas saat dilakukan pengembangan.

Sedangkan penadahnya FS, 33, warga Jl. Selawah Pasar X Desa Bandar Klipah, Kec. Percut Seituan juga ditangkap.

Barang bukti yang disita petugas berupa Honda CS One BK 5124 OH, HP merk Nokia, kalung, cincin, jam tangan dan dompet warna hitam.

Kapolsek Percut Kompol Aris Wibowo kepada wartawan, Selasa (17/3) mengatakan, kasus ini terungkap bermula dari laporan korbannya.

Yakni, Yudha, 25, warga Jl Mesjid Dusun I Kamboja, Desa Lau Dendang, Kec Percut Seituan.

Menurut Aris, Selasa (22/1) dini hari sekira pukul 03:00 Wib pelaku mencongkel jendela rumah korban dan mencuri dua HP milik korban dengan mengunakan tanggok ikan.

Besoknya, begitu bangun tidur korban terkejut melihat jendela rumah sudah terbuka dan dua HP miliknya sudah raib dari atas meja.

Laporan

Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Percut Seituan. Dari pengaduan korban, petugas melakukan penyelidikan dan Senin (17/3) malam, petugas Tekab Unit Reskrim Polsek Percut mendapat informasi pelaku di tanah garapan Exs PTPN II Sampali.

Lalu petugas ke lokasi dan meringkus pelaku. Kepada petugas, pelaku yang sudah berulang kali melakukan aksi mengaku telah mencuri HP korban dengan cara mencongkel jendela rumah korban dan mengambilnya dengan tanggok ikan.

“Pelaku juga mengatakan telah menjual barang hasil curian itu kepada penadahnya FS di kawasan Tembung,” ujarnya.

Dari keterangan Roni, petugas melakukan pengembangan ke Tembung untuk mencari penadah berikut barang bukti. Setelah sampai di lokasi, Roni melakukan perlawanan dengan cara mendorong petugas hingga terjatuh.

Takut buruannya kabur petugas melepaskan tembakan ke udara beberapa kali. Tapi tidak dihiraukan dan terpaksa menembak kedua kaki pelaku. Tidak jauh dari lokasi petugas juga meringkus FS dari rumahnya.

Dalam kondisi luka tembak pelaku dibawa ke RS Bhayangkara untuk pengobatan. Setelah itu, kedua pelaku berikut barang bukti diboyong ke Polsek Percut Seituan.

Dalam pemeriksaan, Roni mengaku telah berulang kali melakukan aksi pencurian di seputaran kawasan Percut. “Kedua pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Aris Wibowo. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2