Waspada
Waspada » Polisi Tembak Dua Spesialis Curanmor
Medan

Polisi Tembak Dua Spesialis Curanmor

DUA tersangka curanmor yang ditembak Reskrim Polrestabes Medan usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan. Polisi tembak dua spesialis curanmor. Waspada/Ist
DUA tersangka curanmor yang ditembak Reskrim Polrestabes Medan usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan. Polisi tembak dua spesialis curanmor. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Polisi dari Sat Reskrim Polrestabes Medan tTembak dua spesialis curanmor (pencurian sepedamotor), karena berusaha melarikan diri saat ditangkap di Jl Seser.

Polisi tembak dua spesialis curanmor diketahui berinisial RA, 25, warga Jl Perintis 1 Veteran Medan dan AMR, 20, warga Jl Rela, Gang Bandung Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar didampingi Kanit Pidum AKP Riki P Atmaja kepada wartawan, Jumat (3/4) mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka menindaklanjuti laporan korban.

Yakni, Ratna Deviana Dachi, 24, warga Jl Lingkungan Perlayuan II RT/RW 1/1, Rantau utara, Labuhanbatu yang kini berdomisili di Jl Rela Medan.

“Dalam laporannya, Selasa (31/3) sekira pukul 06:00 WIB korban yang baru bangun dari kos-kosannya, berjalan ke depan kamar,” katanya.

“Sontak korban langsung terkejut lantaran sepedamotor Honda Beat BK 3508 YBF yang diparkir di depan kamar dengan kondisi stang terkunci telah hilang. Selanjutnya korban membuat laporan ke Polrestabes Medan,” jelas Kasat.

Tekab Unit Pidum yang menerima laporan korban, langsung cek TKP serta melakukan penyidikan. Rabu (1/4) sekira pukul 05:30 WIB, petugas mendapat informasi ada 2 pria terlihat di Jl Seser sedang berboncengan dengan sepedamotor yang ciri-cirinya sesuai dengan milik korban.

Kanit Pidum dan anggotanya langsung bergerak ke lokasi guna penyelidikan.

“Setibanya di lokasi, petugas mendapati 2 pelaku sedang mengendarai sepedamotor korban.

Perlawanan

Saat akan disergap kedua pelaku berupaya melakukan perlawanan dan berusaha kabur, sehingga petugas beberapa kali melepaskan tembakan peringatan tapi tak diindahkan,” jelasnya.

Dengan terpaksa petugas memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki tersangka RA dan kaki kanan AMR hingga rubuh.

Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan medis, setelah itu diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif.

Dari tangan tersangka turut disita barang bukti sepedamotor korban.

“Dari hasil interogasi dan pemeriksaan, kedua tersangka melakukan aksi pencurian sepedamotor bersama Ni

(DPO). Modus tersangka melakukan pencurian dengan cara mematahkan kunci stang sepedamotor lalu melarikannya,” jelasnya.

AKBP Rony menambahkan, para tersangka sudah sering melakukan aksi pencurian berbagai jenis sepedamotor.

Di antaranya di Jl Rela dan Jl Pardamean pada bulan Maret 2020.

Di Jl. Perjuangan bulan Februari 2020. Jl. Sukaria Ujung, Jl. Perjuangan dan Jl. Perintis I bulan Januari 2020. Jl. RS Haji bulan November 2019.

Jl. Metrologi bulan Agustus 2019, Jl. Pelita 1 bulan Juli 2019 dan Jl. Ikip bulan Oktober 2018.

“Kasus ini masih kita kembangkan, karena menurut pengakukan tersangka sepedamotor hasil curian dijual kepada Ul (DPO),” katanya. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2