Waspada
Waspada » Polisi Tangkap Penganiaya Penjaga Kos
Medan

Polisi Tangkap Penganiaya Penjaga Kos

SALAH satu tersangka kasus penganiayaan diamankan di Mapolsek Patumbak, Kamis  (26/11). Waspada/Ist 
SALAH satu tersangka kasus penganiayaan diamankan di Mapolsek Patumbak, Kamis  (26/11). Waspada/Ist 

MEDAN (Waspada): Polisi dari unit Tekab Polsek Patumbak tangkap satu dari dua tersangka penganiaya  penjaga kos dari kediamannya.

Polisi tangkap tersangka atas dugaan sebagai penganiaya penjaga rumah kos di Jalan Pertahanan Gg Rawa, Kel  Timbang Deli, Kec Medan Amplas.

Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza kepada wartawan, Kamis  (26/11) mengatakan, peristiwa penganiayaan terhadap korban terjadi Kamis 5 November 2020 sekira pukul 23:00 di sekretariat salah satu Ormas Jl Panglima Denai, Kel. Timbang Deli, Kec. Medan Amplas (Ruko Amplas).

Tersangka BS alias Bolas, 51, warga Jl Pertahanan Gg Rawa, Kel.Timbang Deli, Medan Amplas dan HS alias Hendra warga yang sama, saat ini masih dalam pengejaran (DPO).

Disebutkan, pada Kamis sekira pukul 22:00 tersangka HS datang ke kos-kosan khusus perempuan di Jalan Pertahanan Gg Rawa, Medan Amplas, yang dijaga Robin Cristian Silaban.

Saat itu korban melarang HS masuk ke dalam areal kos-kosan karena memang khusus untuk perempuan dan laki-laki dilarang masuk, namun HS tetap ngotot sehingga terjadi perdebatan dan akhirnya saling adu pukul.

Kemudian orang ramai datang melerai keduanya, lalu HS mengatakan, “Ayo kita ke kantor PKN, biar kau jelaskan ini semua kepada ketua, kalau nggak aku bawa massa dua mobil ke mari.”

Lalu korban dan HS berjalan kaki ke kantor Ormas tersebut di Jl Panglima Denai, Kel. Timbang Deli. Sesampainya di tempat tersebut, HS kembali marah-marah kepada korban.

Pada saat itu BS yang merupakan bendahara PKN ada di tempat tersebut, lalu HS menjelaskan permasalahannya kepada BS.

Tendang Korban

Tiba-tiba kedua tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban, di mana tersangka HS menendang korban dengan kaki kanannya sehingga korban terjatuh, kemudian secara bergantian mereka memukuli korban lalu menginjak-injak korban.

Selanjutnya orang-orang berdatangan dan melerai hingga akhirnya korban bisa keluar dari tempat tersebut dan langsung mendatangi Polsek Patumbak untuk membuat laporan pengaduan.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lebam di wajah dan rasa sakit di sekujur tubuh.

Kapolsek menjelaskan, tersangka BS berhasil ditangkap dikediamannya, Senin (23/11/2020) sekira pukul 15:00 setelah Tekab Polsek Patumbak menerima informasi B berada di rumahnya. “Saat penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan. Sedangkan HS masih diburon,” sebutnya.

Kepada tersangka dikenakan Pasal 170 ayat (1) jo Pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun enam bulan. (m10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2