Waspada
Waspada » Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Di Sungai Denai
Medan

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Di Sungai Denai

WAKA Polrestabes AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Kompol Faidir Chan saat ekspos kasus pembunuhan. Polisi tangkap pelaku pembunuhan di Sungai Denai. Waspada/Rudi Arman
WAKA Polrestabes AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Kompol Faidir Chan saat ekspos kasus pembunuhan. Polisi tangkap pelaku pembunuhan di Sungai Denai. Waspada/Rudi Arman

MEDAN (Waspada): Walaupun identitas korban belum diketahui, tapi polisi dari Polsek Medan Area berhasil tangkap pelaku pembunuhan yang membuang mayatnya di Sungai Denai.

Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, polisi berhasil tangkap pelaku pembunuhan di Sungai Denai, yang motifnya menurut tersangka karena korban mau mencuri.

“Motif pembunuhan pria MR X yang jasadnya dibuang di Sungai Denai, Sabtu (14/3) menurut pelaku karena korban mau mencuri,” kata AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Kompol Faidir Chan, Senin (16/3).

“Tersangka MAA alias Toni, 32, diketahui warga Jl Menteng VII Gang Bahagia, Kel Menteng, Kec. Medan Denai,” katanya.

Motifnya, tersangka tega membunuh hanya karena menuduh korban sebagai pencuri.

Dijelaskan, pelaku melihat korban melintas di area gubuknya (di pinggiran Sungai Denai), Jumat (13/3) sore.

Kemudian, pelaku memanggil korban dan menanyakan apakah korban mau mencuri.

Selanjutnya, tersangka menyeret korban yang dituduh maling tersebut ke dalam rumahnya.

Dikatakan Wakapolrestabes, di dalam rumah tersangka diinterogasi dengan kondisi tangan dan kaki terikat.

Selang 2 jam kemudian, tersangka yang geram lantaran korban tidak kunjung mengaku lalu menjambak rambut korban yang sedang tiarap dengan tangan dan kaki terikat.

“Korban ditiarapkan ke lantai (Jumat), sekira pukul 18:30 WIB digorok oleh pelaku,” katanya.

“Tidak ada motif lain pelaku merasa si korban ingin melakukan pencurian,” jelas Irsan.

Usai menghabisi nyawa korban, penjagal ini lalu membopong tubuh korban dan membuangnya ke Sungai Denai.

Jasad korban ditemukan warga, Sabtu (14/3) sore dan kabar ini diteruskan kepada pihak berwajib.

Wakapolres mengatakan, titik terang pengungkapan kasus ini bermula ketika personel Polsek Medan Area yang melakukan penyisiran di seputaran TKP penemuan mayat.

Didapati, tersangka tiba-tiba kabur melarikan diri dari gubuknya di pinggiran sungai.

“Sempat dikejar tapi saat itu tersangka berhasil kabur,” jelasnya.

Polisi yang melakukan pengembangan memperoleh identitas pria yang mendadak kabur tersebut,

Wakapolrestabes mengatakan saat dicek ke rumahnya ditemukan ceceran darah, dan pisau.

Sembunyi

Tak perlu waktu lama, tersangka yang sempat kabur ini akhirnya berhasil ditangkap polisi saat sembunyi di rumah kerabatnya di Jl Bantan, Kel Tirtosari, Kec Medan Tembung.

“Saat ditangkap tersangka sembunyi di bawah kolong tempat tidur. Dari pemeriksaan tersangka tidak ada gangguan kejiwaan,” tandasnya.

Dia juga mengimbau bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarga berjenis kelamin laki-laki dengan umur sekitar 24 tahun agar segera melapor ke pihak berwajib.

“Sampai saat ini status korban Mr X,” tandasnya.

Sementara, tersangka saat ditanya mengapa tega membunuh korban menjawab karena meyakini korban merupakan pelaku pencurian.

“Tempat kami sudah sering kehilangan (pencurian),” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 Jo 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2