Polisi Tangkap Ayah Kasus KDRT Terhadap Anak

Polisi Tangkap Ayah Kasus KDRT Terhadap Anak

  • Bagikan
Tersangka kasus KDRT yang ditangkap Polrestabes Medan.Waspada/Ist
Tersangka kasus KDRT yang ditangkap Polrestabes Medan.Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Polisi menangkap ayah dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap anak gadisnya dalam penyergapan di kawasan Jl. Yos Sudarso Medan Barat.

Tersangka RT, 48, kemudian diboyong ke Reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan untuk proses hukum selanjutnya.

Wakasat Reskrim Kompol Rafles didampingi Kanit PPA AKP Mardianta Ginting kepada wartawan, Senin (12/4) mengatakan, tersangka ditangkap setelah aksinya membawa senjata tajam dan menggebuk anaknya menjadi viral di media sosial.

Dijelaskan pasca salah seorang korban yang merupakan putri pelaku menyebarkan video ini di media sosial (medsos) dan menjadi viral, pihak keluarga korban dikabarkan meninggalkan rumah mereka di Jl. Karya Gang Sosro Medan.

Dalam Medsos itu dijelaskan seorang anak di Medan minta tolong di media sosial. Pasalnya, sang ayah mengamuk membawa senjata tajam dan hendak memukulnya.

Hal itu ditulis di akun [email protected], Rabu (7/4). Dalam postingannya, anak tersebut menyertakan video yang menunjukkan keberingasan ayahnya mengamuk di dalam rumah Kecamatan Medan Barat.

Hampiri Wanita

Dalam video berdurasi sekitar 27 detik terlihat seorang pria bertelanjang dada, dengan tato di lengannya datang menenteng sebilah senjata tajam, hendak menghampiri wanita di dalam kamar.

Namun, seorang pria yang merupakan adik wanita itu datang menghalangi ayahnya agar tidak mendekati kakaknya.

“Jangan pak,” kata adik wanita tersebut menghadapi ayahnya.

“Kau mau kucucuk juga,” ancam pria dalam video.

“Ya udah gak apa-apa pak, janganlah buat aku melawan,” jawab anaknya pelan.
Pria bertato itu langsung menerjang anaknya. Meski ketakutan, wanita itu merekam perbuatan sang ayah yang bergerumul dengan adiknya yang masih remaja.

Kasus tersebut kemudian direspon Polrestabes Medan yang kemudian mengamankan tersangka dan memboyongnya ke Polrestabes Medan.

Wakasat menjelaskan tersangka dikenakan Pasal 45 UURI No 23 tahun 2004 tentang KDRT dan pasal 2 ayat I Undang Undang Darurat ancaman diatas lima tahun.

Sedangkan anak tersangka Della, 21, mengucapkan terima kasih kepada Polrestabes Medan yang telah merespon dan menangkap pelaku.

*Saya minta kasusnya tetap diproses hukum dan dari keluarga tetap memaafkan ayah,” katanya. (m25)

  • Bagikan