Waspada
Waspada » Polisi Ringkus Dua Bandar Narkoba Pematangjohar 
Medan

Polisi Ringkus Dua Bandar Narkoba Pematangjohar 

TERSANGKA MNZ alias Itun yang diamankan polisi. Polisi dari Personil Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan ringkus dua bandar Narkoba yang selama ini melaksanakan bisnis haramnya di Desa Pematangjohar, Kecamatan Labuhandeli, Kamis (16/7). Waspada/Ist
TERSANGKA MNZ alias Itun yang diamankan polisi. Polisi dari Personil Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan ringkus dua bandar Narkoba yang selama ini melaksanakan bisnis haramnya di Desa Pematangjohar, Kecamatan Labuhandeli, Kamis (16/7). Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada): Polisi dari Personil Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan ringkus dua bandar Narkoba yang selama ini melaksanakan bisnis haramnya di Desa Pematangjohar, Kecamatan Labuhandeli, Kamis (16/7).

Polisi ringkus dua bandar Narkoba Pematangjohar yang diketahui berinisial MNZ alias Itun, 30, dan MI ,40, keduanya warga Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhandeli.

Dari keduanya, polisi menyita barang bukti berupa 2 paket sabu-sabu seberat 0,45 Gram, 1 set bong, 2 pipet, 5 bungkus plastik kosong, 1 handphone dan 2 mancis.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan melalui Kasat Narkoba AKP Juriadi Sembiring mengatakan, penangkapan kedua pelaku merupakan hasil penyelidikan selama seminggu.

Mereka mendapatkan laporan berdasarkan informasi dari warga Desa Pematangjohar terkait maraknya peredaran Narkoba di desa tersebut.

Keduanya memang sudah menjadi target pihak Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan.

“Karena, banyak laporan dari masyarakat yang resah dengan aktifitas mereka sebagai bandar Narkoba,” ucap AKP Juriadi.

Dijelaskan Juriadi, kedua bandar Narkoba tersebut tak bisa berkutik tatkala rumah yang mereka huni digerebek.

Dari rumah mereka ditemukan sejumlah barang bukti sabu-sabu.

Selain menangkap para pelaku, petugas juga berhasil menemukan barang bukti dari keduanya.

Yakni, berupa 2 paket sabu-sabu seberat 0,45 Gram, 1 set bong, 2 pipet.

Kemudian 5 bungkis plastik kosong, 1 handphone dan 2 mancis,” jelas Kasat Res Narkoba.

Ditambahkan, para pelaku mengaku sudah enam bulan menjalankan kegiatan haramnya sedangkan uang hasil penjualan dipakai untuk kebutuhan ekonomi. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2