Waspada
Waspada » Polisi Periksa 9 Saksi Tewasnya Wanita Kenakan Baju Tidur
Medan

Polisi Periksa 9 Saksi Tewasnya Wanita Kenakan Baju Tidur

GARIS POLISI. Ilustrasi
GARIS POLISI. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Polsek Medan Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap 9 saksi dalam kasus tewasnya seorang wanita yang memakai baju tidur di Jl. Budi Kemasyarakatan Lingkungan XXIV, Kel. Pulo Brayan Kota, Kec. Medan Barat, Senin (22/2).

“Sudah 9 orang saksi kita periksa terkait kasus tewasnya wanita memakai baju tidur,” kata Kapolsek Medan Barat Kompol Afdhal, Rabu (24/2).

Penegasan ini disampaikan Kapolsek Medan Barat saat ditanya perkembangan kasus dugaan pembunuhan terhadap korban.

Sedangkan identitas korban sampai saat ini penyidik Polsek Medan Barat masih melakukan pencocokan data korban dengan yang diduga sebagai keluarga korban.

“Masih kita cocokan data korban dengan yang diduga sebagai keluarga korban,” kata Afdhal.

Seperti diberitakan, penyebab kematian wanita tanpa identitas (Mrs X) yang mengenakan baju tidur motif loreng harimau yang mayatnya ditemukan di dekat Gereja GIKI Brayan Kota hingga kini masih misterius.
Polsek Medan Barat hingga kini belum juga berhasil mengungkap identitas wanita yang diduga menjadi korban pembunuhan itu.

Kapolsek Medan Barat Kompol Afdal yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (23/2) sore lewat WhatsApp terkait apakah identitas korban sudah diketahui serta tewasnya korban diduga akibat pembunuhan.

Kapolsek mengaku jika pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari dokter forensik.

“Kita masih melakukan pembuktian dengan pihak yang diduga sebagai keluarga dari korban. Masih menunggu hasil dari kedokteran forensik,” katanya.

Sebelumnya, mayat wanita tanpa identitas (Mrs X) yang mengenakan baju tidur motif loreng harimau ditemukan tewas di dekat Gereja GIKI Brayan Kota Jalan Budi Kemasyarakatan Lingkungan XXIV Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Senin (22/2).

Informasi yang dihimpun wartawan, mayat korban pertama sekali ditemukan oleh petugas P3SU Kecamatan Medan Barat, Rohmad Efendi. Ketika itu Rohmad dan rekan-rekan sedang bertugas seperti biasa untuk mengutip sampah.

Tergeletak

Saat melintas di Jalan Budi Kemasyarakatan, Rohmad melihat sesosok wanita tergeletak di pinggir jalan. Selanjutnya saksi itu memberitahukan kepada rekan kerjanya. Rohmad dan temannya yang mengendarai mobil langsung mendekatinya dan berusaha membanguni wanita itu dengan cara membunyikan klakson.

Namun korban tidak bergerak sama sekali (tewas-red). Rohmad selanjutnya melaporkannya ke warga sekitar dan diteruskan ke Polsek Medan Barat.

Tak lama berselang warga dan polisi tiba di lokasi guna melakukan pengecekan. Ternyata korban telah tewas. Warga juga memastikan jika wanita itu bukan warga sekitar, serta tidak ditemukan identitas sama sekali.

Sementara itu Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Medan Barat, Ipda Rudianto Manurung yang tiba di lokasi langsung menghubungi Tim Inafis Polrestabes Medan. Sesampainya di lokasi Tim Inafis melakukan pemeriksaan terhadap tuhuh korban dan ditemukan ada seperti luka lembam di kedua pergelangan tangan korban.(m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2