Waspada
Waspada » Polisi Ciduk Bajing Loncat
Medan

Polisi Ciduk Bajing Loncat

MI alias Tono Panjang, pelaku bajing loncat yang diciduk personil Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Kamis (25/6). Waspada/Ist
MI alias Tono Panjang, pelaku bajing loncat yang diciduk personil Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Kamis (25/6). Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada):  Berkali-kali mencuri barang-barang dari truk yang melintas di sepanjang Jl. KL Yos Sudarso Medan-Belawan, polisi akhirnya ciduk sang pelaku bajing loncat itu.

Polisi ciduk bajing loncat diketahui berinsial berinisial MI alias Tono Panjang,21, warga Jl. Palo Perta Selebes, Kel. Belawan I Kec. Medan Belawan.

Dia diringkus personil dari Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Sang bajing loncat pun harus merasakan dinginnya sel tahanan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan kepada sejumlah wartawan Kamis (25/6) membenarkan hal itu.

Tersangka MI alias Tono Panjang ditangkap setelah korbannya seorang supir truk bernama Yan Faizal membuat laporan pengaduan di Polres Pelabuhan Belawan.

Supir truk mengetahui barang-barangnya hilang saat tiba di kantor perusahaannya di kawasan KIM 1 Mabar.

“Tersangka IM alias Tono Panjang ditangkap pada Rabu (17/6) lalu saat baru saja keluar dari dalam rumahnya di Jl Palo Perta Selebes tanpa perlawanan,” jelas AKBP Dayan.

AKBP Dayan menambahkan, saat melakukan aksi bajing loncat, tersangka MI tak seorang diri, melainkan bersama dua temannya.

Mereka sudah berkali-kali melakukan aksi bajing loncat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Dua teman MI alias Tono Panjang sudah dicokok terlebih dahulu.

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, akhirnya diketahui keberadaan MI alias Tono Panjang, sehingga polisi langsung menangkap tersangka MI, yang sempat diburon selama beberapa hari.

AKPB Dayan menambahkan, pelaku bajing loncat dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka MI alias Tono Panjang mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi bajing loncat dan terakhir dilakukan di depan pabrik PT SMAT Belawan.

“Aksi bajing loncat terakhir kami lakukan di depan pabrik PT SMAT,” tutur tersangka MI. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2