Waspada
Waspada » Polisi Cek Klinik Bersalin Dan Lidik Perempuan Hamil
Medan

Polisi Cek Klinik Bersalin Dan Lidik Perempuan Hamil

OROK. Polisi dari Polsek Patumbak cek klinik bersalin dan lidik perempuan hamil, terkait ditemukannya mayat orok di Kecamatan Patumbak. Ilustrasi
OROK. Polisi dari Polsek Patumbak cek klinik bersalin dan lidik perempuan hamil, terkait ditemukannya mayat orok di Kecamatan Patumbak. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Polisi dari Polsek Patumbak cek klinik bersalin dan lidik perempuan hamil, terkait ditemukannya mayat orok di Kecamatan Patumbak.

Polisi cek klinik bersalin dan lidik perempuan hamil di seputaran lokasi ditemukan mayat orok.

Diketahui, mayat orok itu dibuang di lapangan bola dekat buangan sampah Jl Tuar Ujung Pondok IX, Dusun VI, Kec. Patumbak.

“Polisi juga melakukan penyelidikan siapa perempuan yang sebelumnya dalam keadaan hamil,” jelas Kapolsel Patumbak Kompol Arfin, Rabu (4/3).

Dijelaskan, saat ini Polsek Patumbak masih melakukan penyelidikan di seputaran lokasi ditemukan mayat orok.

“Masih kita lidik untuk mengungkap kasus ini,” katanya.

Sedangkan saksi yang dimintai keterangan sudah ada beberapa orang, termasuk yang pertama kali menemukan mayat orok tersebut.

Kapolsek berharap mohon doa agar kasus ini terungkap dengan menangkap pelakunya.

“Mohon doanya agar cepat terungkap,” kata Arfin.

Seperti diberitakan, warga temukan mayat orok dalam plastik asoy di lapangan bola dekat buangan sampah Jl Tuar Ujung Pondok IX, Dusun VI, Kec. Patumbak Selasa (25/2) sore.

Mayat orok tersebut diduga hasil hubungan gelap yang tidak diinginkan kedua orangtuanya.

Plastik Asoi

Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Rabu (26/2) mengatakan, pertama yang menemukan orok ini Agus Rizal, 44, warga Jl Tuar Ujung Pondok 9, Dusun VI Marindal II, Kec. Patumbak, sekira pukul 18:15 WIB.

“Mayat orok dalam plastik asoi itu ditemukan di Jl Tuar Ujung dekat lapangan bola dekat dengan buangan sampah,” katanya.

Agus Rizal alias Buyung yang kesehariannya sering membakar sampah di lokasi mengaku waktu siang hari belum menemukan orok tersebut.

“Namun sorenya sekira pukul 18:15 WIB, beliau kembali ingin membakar sampah secara tidak sengaja kakinya ada menyeret bungkusan plastik hitam,” jelasnya.

Setelah plastik tersebut terbuka ternyata isinya kepala orok yang masih berdarah.

Karena takut Buyung menyampaikan kepada warga.

Selanjutnya salah satu warga menghubungi Babhinkamtibmas Polsek Patumbak yang kemudian ke lokasi penemuan orok.

Selanjutnya personel mengamankan mayat orok tersebut ke dalam kotak.

Dilanjutkan dengan membawanya ke RS. Bhayangkara.

Dijelaskan Arfin, hasil pemeriksaan dokter, orok tersebut diperkirakan berusia 5 bulan.

“Saat ini personel masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orangtua orok yang nekad membuang mayat orok tersebut,” kata Arfin. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2