Waspada
Waspada » Polisi Berusaha Ungkap Kasus Molotov LBH Medan
Medan

Polisi Berusaha Ungkap Kasus Molotov LBH Medan

BOM molotov. Reskrim Polrestabes Medan terus berusaha ungkap kasus bom molotov di kantor LBH Medan yang sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Ilustrasi
BOM molotov. Reskrim Polrestabes Medan terus berusaha ungkap kasus bom molotov di kantor LBH Medan yang sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Reskrim Polrestabes Medan terus berusaha ungkap kasus bom molotov di kantor LBH Medan yang kini  masih dalam penyelidikan.

“Masih kita selidiki terus dan pengungkapan kasus ini terkendala karena wajah pelaku yang terekam CCTV tidak terlihat jelas,” kata Kasat Reskrin AKBP Maringan Simanjuntak, Senin (24/2).

Walaupun begitu lanjutnya, pihaknya terus berusaha dan polisi berusaha ungkap Kasus molotov LBH Medan ini agar kasus ini bisa terungkap, dengan menangkap pelakunya.

“Polrestabes Medan terus berupaya kasus ini bisa terungkap,” kata AKBP Maringan Simanjuntak terkait dikonfirmasi perkembangan kasus bom molotov LBH Medan yang sampai saat ini belum terungkap.

Reskrim Polrestabes Medan mohon doanya agar kasus ini segera terungkap. ‘Mohon doanya agar segera terungkap,” kata Maringan.

Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Jl Hindu, Kec. Medan Barat dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu, 19 Oktober 2019, dini hari.

Tidak Ada Kerusakan

Beruntung, kantor lembaga non pemerintahan yang konsentrasi terhadap penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) ini tidak ada mengalami kerusakan.

Namun akibat peristiwa tersebut ditemukan sebotol bom molotov yang kemudian diserahkan ke polisi untuk diusut tuntas.

Wakil Direktur LBH Medan, Irvan Saputra SH MH menjelaskan, sekira pukul 02:30 WIB, seorang petugas yang sedang berada di dalam kantor LBH Medan mendengar ada suara keributan di luar kantor tersebut.

Kemudian ia pun langsung keluar.

Dia melihat beberapa orang sedang memadamkan api yang berada di atap gedung LBH Medan dan ikut berusaha memadamkan api.

“Setelah api padam, petugas CS ini lalu memanjat ke atap dan menemukan sebuah botol minuman wama hijau dilengkapi dengan sumbu yang diduga merupakan bom molotov yang dilemparkan oleh pelaku,” jelasnya.

Dia didampingi Ismail Lubis, SH, MH, M. Alinafiah Matondang dan Maswan Tambak, SH.

Ditambahkan, kemudian pihak LBH Medan bertindak cepat, dengan memeriksa.

Polisi meminta CCTV milik Dishub untuk mencari tahu pelaku pelemparan bom molotov tersebut.

“LBH Medan telah menyerahkan barang bukti yang diduga digunakan dalam peristiwa pelemparan bom molotov yakni sebuah botol berwarna hijau dengan tulisan Jinro Chamisoul kepada pihak Kepolisian.

Setelah itu LBH Medan membuat laporan polisi ke Polrestabes Medan.

Kini polisi sedang mendalami kasus ini dan telah memeriksa tiga orang saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2