Waspada
Waspada » Poldasu Geledah Kantor PD Pasar 
Medan

Poldasu Geledah Kantor PD Pasar 

GELEDAH. Penyidik dari Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu geledah Kantor PD Pasar Kota Medan yang berlokasi di Lantai 3 Gedung Pasar Petisah, Selasa (24/11).  Ilustrasi
GELEDAH. Penyidik dari Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu geledah Kantor PD Pasar Kota Medan yang berlokasi di Lantai 3 Gedung Pasar Petisah, Selasa (24/11).  Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Penyidik dari Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu geledah Kantor PD Pasar Kota Medan yang berlokasi di Lantai 3 Gedung Pasar Petisah, Selasa (24/11).

Informasi diperoleh, petugas dari Poldasu geledah Kantor PD Pasar mulai pagi hingga malam hari dan dilakukan setelah empat hari lalu penyidik menetapkan status tersangka kepada Kassubag Akuntansi dan Keuangan PD Pasar berinisial AS.

Penetapan ini dilakukan karena tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi di PD Pasar Kota Medan dari Tahun 2015 hingga 2017 senilai Rp 1.483.000.000.

Pelaksana tugas (Plt) Dirut PD Pasar Medan Osman Manalu dikonfirmasi terkait adanya penggeledehan di kantor PD Pasar membenarkannya. Ia mengaku sampai malam ini masih berlangsung.

“Masih berlangsung penggeledahannya. Sabar ya nanti saya kabari lagi,” ujarnya.

Osman belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Sebab, dirinya masih melayani kebutuhan penyidik yang tengah bekerja. Termasuk dokumen apa saja yang disita, dia belum bisa memberikan jawaban.

“Setelah selesai (penggeledahan), nanti saya beritahu. Sekarang ini belum bisa saya jawab,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut Kompol Wira Prayatna membenarkan penetapan status tersangka kepada Kassubag Akuntansi dan Keuangan PD Pasar Medan Pasar AS.

Dia menjelaskan bahwa tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait penyetoran kontribusi uang sewa tempat berjualan di Pasar Induk Tuntungan, Kota Medan pada Perusahaan Daerah Pasar Kota Medan periode 2015-2017.

“Tersangka menerima setoran uang kontribusi sewa pedagang Pasar Induk Tuntungan secara gelondongan dari penyetor tanpa disertai rincian nama pedagang yang menyetor,” ungkapnya. (m26)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2