Poldasu Bongkar Sindikat Pinjol Palsu, 1 Orang DPO

  • Bagikan
POLDASU paparkan pinjol palsu di halaman Mapoldasu, Jumat (5/11). Waspada/ist
POLDASU paparkan pinjol palsu di halaman Mapoldasu, Jumat (5/11). Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil membongkar sindikat penipuan bermodus pinjaman online (Pinjol) dari Kota Tanjung Balai.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan 2 orang tersangka yakni berinisial AHAS, 21, dan SY, 26.

Satu tersangka lain berinisial JF berhasil kabur saat polisi melakukan penggerebekan.

Saat ini polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap JF.

“Para tersangka diamankan beserta barang bukti berupa uang senilai Rp 37 juta di sebuah ruko Kecamatan Tanjung Balai Utara, tempat mereka menjalankan sindikat penipuan pinjol tersebut,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jumat (5/11).

“Satu tersangka lain masih kita kejar dan sudah ditetapkan statusnya sebagai DPO. Yang bersangkutan sebagai pemilik rekening,” sambung Hadi.

Diketahui, para tersangka sudah menjalani aksinya selama 6 bulan, dengan modus membuat akun bisnis fiktif yang menawarkan jasa pinjaman online melalui media sosial (medsos).

“Mereka menggunakan nama PT Koperasi Simpan Sejahtera untuk meyakini korbannya, kemudian memposting ke akun media sosial Facebook, Twitter dan akun lainnnya. Setelah itu, para korban menghubungi nomor yang tertera di postingan palsu tersangka,” sebut Hadi.

Setelah para korban menghubungi nomor yang tertera di medsos, pelaku kemudian membalas pesan korban dan meminta sejumlah persyaratan beserta uang administrasi senilai Rp500 ribu kepada setiap korbannya.

Kemudian setelah korban mentransfer uang tersebut, para tersangka memutuskan memblokir kontak para korbannya.

Para tersangka dipersangkakan Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 45A ayat (1) Undang-Undang RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp1 Miliar. (cmm)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *