Waspada
Waspada » PMI Medan Layani Donor Plasma Konvalesen
Medan

PMI Medan Layani Donor Plasma Konvalesen

MEDAN (Waspada): Kasie Pelayanan Teknik dan BDRS UDD PMI Medan dr Ira Fitriyanty Putri Lubis mengatakan kini Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Medan saat ini sudah melayani masyarakat yang mendonorkan plasma konvalesen untuk pasien Covid-19.

Dijelaskannya, donor plasma konvalesen merupakan  metode pengambilan darah plasma dari penyintas Covid-19 yang dapat diberikan sebagai terapi untuk pasien Covid-19 yang sedang dirawat.
 
“Plasma konvalesen di sini baru dimulai sejak Januari 2021. Sebelumnya memang sudah ada permintaan untuk plasma konvalesen. Hanya saja waktu itu karena UDD PMI Medan belum siap melakukan, maka kami meminta koordinasi dengan UDD PMI DKI Jakarta,” katanya pada  Senin (8/2).
 
 
Sebutnya, syarat menjadi donor plasma konvalesen, harus sudah sembuh dari Covid-19, sehat jasmani dan rohani juga bebas gejala selama 14 hari hingga 3 bulan setelah sembuh, memperlihatkan hasil RT-PCR negatif 1 kali, berat badan 55 Kg, berusia 18-60 tahun, dan disarankan laki-laki.

Kriteria

Cara menjadi donor plasma yakni para penyintas yang telah memenuhi kriteria dapat menghubungi UDD PMI Medan. Petugas akan mengatur waktu untuk pemeriksaan dan pengambilan sampel darah. Jika memenuhi syarat, pengambilan donor plasma konvalesen akan dilakukan menggunakan metode apheresis.
 
“Proses donornya akan melewati serangkaian proses pemeriksaan terlebih dahulu termasuk screening antibodi SARSCov19 serta screening 4 parameter penyakit menular lewat transfusi darah (IMLTD) Proses pengambilan darah hanya bisa dilakukan di dalam gedung UDD PMI Medan,” sebutnya.
 
 
Ia mengatakan sampai saat ini sudah ada 8 orang yang berhasil mendonorkan plasmanya untuk pasien Covid-19 yang ada di beberapa rumah sakit di Kota Medan.
Pendonor itu dari pegawai UDD PMI Medan, pegawai pertamina, pendonor keluarga atas nama dr Faisal untuk pasien di RS Siloam.
 
Kemudian, pendonor keluarga juga atas nama dr Sudiarto dan Raymond untuk pasien di RS Elisabeth Medan, 2 orang dari PT Inalum dan 1 orang dari Pelindo I. “Sampai saat ini permintaan untuk plasma tersebut sudah datang dari RS Siloam Hospital, RS Bunda Thamrin dan RS Elisabeth Medan,” tandasnya. (Cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2