PKM Fakultas Kehutanan USU Ajarkan Kelola Lahan Berbasis Agroforestry

  • Bagikan

MEDAN(Waspada): Tim Fakultas Kehutanan USU, melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat(PKM) yang mengajarkan pengelolaan lahan berbasis agroforestry di Wilayah Food Estate Desa Ria-Ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Kegiatan dosen wajib mengabdi merupakan program LPPM USU yang diadakan setiap tahunnya, dengan Ketua tim Ridahati Rambey, S.Hut, M.Si dan anggota yaitu Dr. Deni Elfiati, SP, MP dan Dr. Delvian, SP, MP.

Kegiatan ini berlangsung pada 20 Nopember yang juga dihadiri, Wakil Dekan III, Dr. Agus Purwoko S.Hut, M.Si yang berharap kegiatan pengabdian pada masyarakat ini terus berlanjut sebagai bentuk adanya hubungan yang erat anatara perguruan tinggi dengan masyarakat di Desa Ria-Ria.

Tim pengabdian menyerahkan bibit sebanyak 200 pohon.

Ketua tim Ridahati Rambey, S.Hut, M.Si,Selasa(1/12) menyebutkan,pohon tersebut antara lain alpukat dan suren. Alpukat merupakan jenis tanaman buah yang cocok untuk daerah dataran tinggi dan merupakan jenis pohon Multipurpose Tree Spesies (MPTS).

“Jadi, MPTS adalah jenis pohon yang mempunyai banyak fungsi seperti, alpukat yang menghasilkan kayu dan buah, daun alpukat juga dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat. Jenis pohon suren juga selain manfaat kayunya sebagai bahan bangunan, daun juga dapat dimanfaatkan petani sebagai pestisida nabati.

Penanaman pohon dilakukan dengan pola agroforestry,”ungkap Ridahati Rambey.


Dijelaskannya,agroforestry adalah sistem penggunaan lahan yang mengkombinasikan tanaman berkayu (pepohonan, perdu, rotan, dan lain-lain) dengan tanaman tidak berkayu atau dapat pula dengan rerumputan (pasture), kadang-kadang ada komponen ternak dan hewan lainnya (lebah, ikan) sehingga terbentuk interaksi ekologis dan ekonomis antara tanaman berkayu dan komponen yang lainnya (De Foresta et al. 2000).

Hal lain disebutkannya, Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan merupakan salah satu desa yang ditunjuk oleh pemerintah menjadi salah satu wilayah Food Estate di Sumatera Utara yang diharapkan mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas yang mampu dipasarkan bukan hanya secara local namun juga keluar daerah. Pengelolaan lahan food estate ini perlu konsep yang ramah lingkungan demi keberlanjutan sumberdaya alam dan lingkungan wilayah desa.

“Makanya, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini melibatkan Kelompok Tani Ria  Kerja dan juga mahasiswa Fakultas Kehutanan.

Kegiatan penanaman dilakuan dengan pola agroforestry dimana diharapkan ke depannya mampu menambah manfaat ekonomi maupun menambah nilai ekologis Desa Ria-Ria untuk masa yang akan datang,” sebutnya.


Kepala Desa Ria-Ria, Perdianus Lumbangaol pada kesempatan itu mengatakan bahwa kedatangan Tim Pengabdian dari Fakultas Kehutanan ke desanya memberikan warna tersendiri bagi kami, kegiatan ini sangat berkesan kami dengan adanya acara diskusi kami menyadari bahwa desa kami mempunya potensi yang besar terutama dibidang kehutanan, pertanian dan pariwisata.

Dodit Manik sebagai pendamping petani food estate juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Fakultas Kehutanan dan LPPM USU dan berharap semoga kegiatan pengabdian ini dilakukan secara berkelanjutan.(m22)

Waspada/ist
Tim PKM Fakultas Kehutanan USU di Desa Ria-Ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *