Waspada
Waspada » PJJ Diharap Tidak Lalaikan Guru Pada Program Prakerin
Medan

PJJ Diharap Tidak Lalaikan Guru Pada Program Prakerin

KEPALA SMKN 3 Medan, H Maraguna Nasution MAP. PJJ diharap tidak lalaikan guru pada program Praktek Kerja Industri (Prakerin). Waspada/Ist
KEPALA SMKN 3 Medan, H Maraguna Nasution MAP. PJJ diharap tidak lalaikan guru pada program Praktek Kerja Industri (Prakerin). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pandemi Covid-19 yang masih memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diharap tidak lalaikan para guru pada program Praktek Kerja Industri (Prakerin).

PJJ diharap tidak lalaikan guru, terutama pada program Prakerin, yakni kegiatan pendidikan yang wajib diikuti untuk siswa/siswi SMK, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia industri atau dunia kerja.

Ini dilakukan dalam upaya pendekatan ataupun untuk meningkatakan mutu siswa  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kompetensi (kemampuan).

Hal ini disampaikan Kepala SMKN 3 Medan, H Maraguna Nasution MAP (foto), Senin (7/9) saat berlangsungnya rapat internal bersama guru.

Dijelaskan, saat pandemi Covid-19, kegiatan prakerin tertunda. Tetapi setiap guru dengan masing-masing yang bertanggungjawab di masing-masing jurusan diminta tetap membuat persiapan.

“Jika kelak sistem pembelajaran sudah dibuka pemerintah,” katanya.

Persiapan

Maraguna menyebutkan, dengan persiapan para guru terhadap siswa yang sudah terjadwal melaksanakan prakerin, agar tetap membuat persiapan.

Terutama memastikan tempat prakerin siswa dan kemampuan yang dimiliki siswa sesuai program keahlian.

Sehingga saat jadwal prakerin dibuka, segala persiapan dan persyaratan yang diajukan oleh Dunia industri dan dunia usaha, sudah terpenuhi dan siswa bisa langsung terjadwal dalam pelaksanaanya.

“Jadi, saat ini prakerin memang tertunda, namun saat sekolah dibuka, maka sudah ada persiapan pihak sekolah terhadap siswa yang akan prakerin, sejalan dengan kreteria Dunia Usaha dan Dunia Industri,” paparnya.

Hal lain disampaikan Maraguna, sistem PJJ saat ini, keseriusan guru tetap dibutuhkan dalam memberikan pembelajaran.

“Jangan sampai ada siswa yang lalai dengan PJJ. Perlu kordinasi terpadu antara guru dan wali kelas dalam memberikan pembelajaran pada siswa serta laporan hasil pembelajaran secara daring,” katanya,

Harapannya tentu saja semua matapelajaran yang diikuti bisa dipahami oleh siswa. (m22)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2