Pesantren Anak Medan Di Bandung Terima Santri Baru

  • Bagikan

BANDUNG (Waspada): Pondok pesantren milik putra kelahiran Sumut memanggil putra-putrì Sumatera Utara untuk melanjutkan pendidikan di kota Bandung.

Ponpes Tahfidzul Quran “Al-Ashr Al-Madani” membuka pendaftaran santri/siswa baru Tahun Ajaran 2022/2023. Pendaftaran dan tes masuk dilakukan secara online, mulai 22 Mei hingga 30 Juni 2022.

Demikian rilis berita ini disampaikan kepada Waspada.id melalui Alumni tahun 1963 dari Sekolah Rakyat No. 65 (SR65) Jl. Sena, Medan, Jumat (20/05/2022)

Pemilik Ponpes Dr. Ir. H. Iwan Aswan Harahap, Dipl. D’Exp.DESS mengatakan, penerimaan santri/siswa baru untuk SMP Plus, SMA Takhassus dan Madrasah Diniyah.

Program pendidikan boarding school disediakan untuk santri SMP Plus, Takhassus SMA (mahasiswa serta lansia) dan santri Diniyah (TK-SD). Website ponpes https://pesantrentahfidzashrmadani.com dan beralamat di Jl. Arcamanik Raya Bihbul No.48, Sindanglaya, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung 40195, Jawa Barat.

Ponpes Tahfidzul Quran “Al-Ashr Al-Madani” milik putra kelahiran Sumut membuka pendaftaran santri/siswa baru Tahun Ajaran 2022/2023. Waspada/Ist

Aswan mengatakan, visi misi ponpes mendidik santri/siswa yang mandiri, kreatif, inovatif, berprestasi, mampu menguasai sains dan teknologi, mampu mengimplementasikan Ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya dalam kehidupan.

Mencetak santri/siswa yang hafal Alquran, generasi qur’ani, berilmu, bertaqwa, disiplin, mandiri, berprestasi dan berakhlak mulia.

Selain menghafal dan memahami Alquran, juga mempelajari Kitab Kuning dan bahasa Arab (Inggris dan Prancis) dan ilmu pengetahuan lainnya serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun kurikulum pesantrennya mencakup tahfidzul Quran, tahsinul Quran, ilmu hadits dan matan hadits, Kitab Kuning (akidah, akhlak, fiqih), bahasa Arab, Inggris dan Prancis, khitabah dan muhadhoroh serta ilmu keterampilan, termasuk pertanian dan peternakan.

Sedangkan tenaga pengajar antara lain Drs. KH Asep Mustofa Kamal, M.Ag, Dr KH Khadrul Anam, M.Ag, Dr KH Hafidz Muslih, M.Ag dan Syekh Adnan Abd. Naji dari Yaman.

Biaya SPP bulanan termasuk untuk makan dan minum sebesar Rp1.150.000, belum termasuk biaya masuk dan biaya tahunan. Demikian Dr. Ir. H. Iwan Aswan Harahap, Dipl. D’Exp.DESS, alumni USU, ITB dan Prancis.(m02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.