Perhatikan Kesehatan Gigi Anak Sejak Dini

Perhatikan Kesehatan Gigi Anak Sejak Dini

  • Bagikan
drg.Tina Arriani di ruang praktek bersama pasien anak. Waspada/Anum Saskia
drg.Tina Arriani di ruang praktek bersama pasien anak. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Orang tua diingatkan untuk memperhatikan kesehatan gigi anak sejak usia dini. Hal itu disampaikan drg.Tina Arriani M.Kes, Sabtu(25/9) di Klinik Graha Estetika Letda Sudjono Medan.

Dalam keteranganya, drg.Tina Arriani yang juga ASN Dinkes Kota Medan selaku Pemegang & Perencanaan Program Hepatitis, menyebutkan permasalahan gigi tidal bisa dianggap remeh terutama pada anak.

Menurutnya dari data Head of Sustainable Living Beauty and Personal Care and Home Care, Unilever Indonesia Foundation Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClindent, MDSc mengatakan pandemi COVID-19 telah menyebabkan perubahan besar terhadap rutinitas sehari-hari masyarakat di seluruh dunia.

Penelitian terkini mengenai dampak pandemi pada kebiasaan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut masih terbatas. Dimana, sejak pandemi COVID-19 orang dua kali lebih sering mencuci tangan (64%) dibandingkan menyikat gigi (31%). Di samping itu juga sejak pandemi COVID-19 orang dua kali lebih sering menggunakan hand sanitizer (52%) dibandingkan menggunakan obat kumur (20%).

Maka, kata drg.Tina Arriani M.Kes data itu menjadi bukti agar orang tua memberi perhatian pada masalah gigi anak.
Bagimanpun ada bakteri dalam mulut anak secara alami yang bisa berkembang biak, membentuk substansi lengket yang dinamakan plak. Plak ini dapat melapisi permukaan gigi.

Hasilkan Asam

Seiring dengan kebiasaan anak mengonsumsi makanan dan minuman manis, maka bakteri pada plak pun akan menghasilkan asam. Asam yang terdapat pada plak secara perlahan akan mengikis enamel gigi yang keras dan membuat lubang pada gigi. Kerusakan gigi yang tidak diobati akan memburuk dan dapat menyebabkan gigi tanggal.
Kata dia, gigi yang sakit dapat menjadi sumber infeksi pada tubuh yang lain seperti infeksi Telinga hidung tenggorok (THT ),jantung dan penyakit lain di dalam tubuh.

Begitu juga sebaliknya penyakit yang ada di dalam tubuh gejala klinisnya bisa dilihat infeksi di dalam mulut seperti leukimia ,diabetes ,konsumsi obat obatan seperti obat jantung ganbaran dari penyakit tersebut terlihat jelas di dalam mulut penderita berupa infeksi serta peradangan di dalam mulut.

“Di masa Pandemi ini makin kompleks penyakit kronik ini,jadi adalah keniscayaan untuk melakukan pemeriksaan gigi rutin 6 bulan sekali begitu juga gigi anak anak terus kita kontrol tumbuh kembang giginya dengan rutin periksa gigi 6 bulan sekali,”ujarnya.

Ditambahkanya, selain itu dengan rutin kita bawa anak periksa gigi akan membiasakan mereka merawat gigi hingga dewasa

“Salah satu cata melakukan prokes adalah sistem janjian agar tidak ngantri atau bisa konsultasi dengan dokfer gigi terlebih dahulu,”pungkasnya. (m22)

  • Bagikan