Penyekatan Jalan Cegah Penyebaran Pandemi Covid-19

Penyekatan Jalan Cegah Penyebaran Pandemi  Covid-19

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut Rudy Hermanto. Waspada/Ist
ANGGOTA DPRD Sumut Rudy Hermanto. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada):  Anggota DPRD Sumut Rudy Hermanto (foto) berpendapat , penyekatan jalan di 40 titik di Medan sepenuhnya bertujuan mencegah penyebaran pandemi  Covid-19 semakin meluas.

“Tujuan utama kan mencegah penyebaran, sebaiknya kita patuhi saja agar penyebarannya tidak semakin meluas,” kata Rudy kepada Waspada, pekan lalu.

Anggota dewan dari Fraksi PDI-P ini merespon penyekatan jalan yang kini ditambah jadi 41 titik di Kota Medan, yang jadi satu-satunya daerah Sumut yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Merespon ini, Rudy berpendapat, pengetatan yang dilakukan secara luar biasa hingga 25 Juli 2021 sudah harusnya jadi perhatian masyarakat.”Jika kemudian di sana sini ada masalah, ya maklumi saja, ini demi kepentingan bersama. Kalau kita mengeluh terus, kapan pandemi berakhir?” tanyanya.

Berbeda dengan negara lain yang memberlakukan denda bagi pelanggaran PPKM, di Medan pelaksanaannya hanya berupa sanksi. “Itu harus kita apresiasi, poinnya mari sama-sama kita hindari dan cegah,” ujarnya.

Terkait penyekatan jalan, Rudy berpendapat, salah satu tujuannya adalah menghindari kontak fisik di jalan yang berpotensi menyebarkan virus. “Itu artinya, lebih bagus di rumah, berdoa semoga pandemi berakhir,” sebutnya.

Harus Difahami

Penyekatan itu benar membatasi kegiatan kita yang tidak perlu, bukan membatasi secara keseluruhan. “Ini harus difahami sungguh-sungguh. Ini artinya, marilah kita lebih biasakan lagi menghindari kegiatan yang tidak  begitu penting. Kalau sore kita lihat ibu ibu ngerumpi, ya tidak usah lagi, di rumah saja sama anak-anak,” katanya.

Di lain pihak, Rudy tetap mengimbau kepada personil yang melaksanakan PPKM Darurat untuk mensosialiasikan pentingnya penyekatan bagi masyarakat, kemudian dengan bijak memberikan jalan alternatif jika melintasi jalan yang disekat. “Yang penting, masyarakat mengerti,” pungkasnya. (cpb)

 

 

 

 

  • Bagikan