Penumpang KA New Normal Harus Miliki Surat Bebas Covid-19

Penumpang KA New Normal Harus Miliki Surat Bebas Covid-19

  • Bagikan
SEORANG penumpang mengenakan masker menunggu kedatangan kereta di Stasiun Besar Kereta Api Medan. Penumpang KA new normal harus miliki surat bebas Covid-19. Waspada/Surya Efendi
SEORANG penumpang mengenakan masker menunggu kedatangan kereta di Stasiun Besar Kereta Api Medan. Penumpang KA new normal harus miliki surat bebas Covid-19. Waspada/Surya Efendi

MEDAN (Waspada): Penumpang kereta api atau KA yang ingin melakukan perjalanan di masa new normal harus miliki surat bebas Covid-19.

Penumpang KA di masa new normal harus miliki surat bebas Covid-19 berdasarkan tes swab maupun tes cepat atau rapid test

Ini dilakukan setelah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero, Divre I Sumatera Utara dan Aceh beroperasi kembali di masa new normal,

Beberapa waktu lalu, KA  menutup sejumlah rute perjalanan akibat virus Corona (Covid-19).

‘’Sebelum berangkat, calon penumpang harus memiliki surat keterangan bebas dari Covid-19 berdasarkan tes swab maupun tes cepat atau rapid test,’’ ucap Vice President PT KAI (Persero) Divre I Sumut dan Aceh, Daniel Johannes Hutabarat kepada wartawan pada Rabu (17/6).

Secara umum, kata Daniel, setiap KA jarak menengah maupun lokal diharuskan dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk, demam, suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius,

Mereka juga wajib menggunakan masker, serta menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

Seluruh KA reguler harus menjalankan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat.

Saat membeli tiket, masyarakat dapat memesan secara online melalui aplikasi KAI Access dan mitra penjualan tiket resmi KAI lainnya mulai H-7 keberangkatan KA.

Sedangkan penjualan tiket di loket stasiun dilayani mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Namun, saat ini pembelian tiket di loket hanya bisa dilakukan di Stasiun Medan, Tebing Tinggi, Kisaran, Tanjung Balai, Mambang Muda dan Rantauprapat.

70 Persen

“Pada tahap awal, KAI hanya menjual tiket 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Tujuannya untuk menjaga jarak antar penumpang selama dalam perjalanan,” katanya.

Penumpang di atas 50 tahun kita pisahkan, tidak dengan penumpang lain. Jadi dua bangku untuk sendiri,” ucapnya.

Daniel menambahkan, sebelum berangkat, penumpang harus menunjukkan berkas-berkas persyaratan kepada petugas saat melakukan boarding.

Pertama, menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji rapid test dengan hasil non-reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan.

Penumpang bisa juga menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau rapid test.

Pantauan Waspada di Stasiun Besar Kereta Api dekat lapangan Merdeka Medan, sejumlah calon penumpang duduk di depan lokasi menunggu keberangkatan.

Tempat duduk di ruang tunggu tersebut menerapkan pola berjarak (sosial distancing).

Kereta api reguler jarak menengah yakni KA Sri Bilah Premium relasi Medan-Rantauprapat dan KA Putri Deli relasi Medan-Tanjung Balai tampak mulai beroperasi.

Pada 13 Juni 2020, ada 6 frekuensi perjalanan KA Sri Lelawangsa tujuan Medan-Binjai (PP).

Kali ini, PT KAI juga akan mengoperasikan kembali 4 KA reguler jarak menengah.

Yaitu, KA Sri Bilah Premium tujuan Medan-Rantau Prapat sebanyak 2 KA (PP) dan KA Putri Deli tujuan Medan-Tanjung Balai sebanyak 2 KA (PP) pada 17 Juni 2020.

Berikut jadwal 4 KA jarak menengah yang akan dioperasikan mulai 17 Juni 2020 yakni, KA U62 Sri Bilah Premium (Medan-Rantau Prapat), dengan keberangkatan dari Stasiun Medan pukul 10.30 WIB.

KA U61 Sri Bilah Premium (Rantau Prapat-Medan) dengan keberangkatan dari Rantau Prapat pukul 17.25 WIB.

KA U64 Putri Deli (Medan-Tanjung Balai) dengan keberangkatan dari Stasiun Medan pukul 07.00 WIB.

KA U65 Putri Deli (Tanjung Balai–Medan) dengan keberangkatan dari Stasiun Tanjung Balai pukul 12.40 WIB. (m29)

  • Bagikan