Penjual Es Dawet Babak-belur Dihajar Teman

Penjual Es Dawet Babak-belur Dihajar Dua Temannya

  • Bagikan
Perkelahian. Seorang penjual es dawet babak-belur dihajar teman-temannya. Ilustrasi
Perkelahian. Seorang penjual es dawet babak-belur dihajar teman-temannya. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Seorang penjual es dawet babak-belur dihajar dua temannya di Jl Pelajar Timur Gang Kasih, Kec Medan Denai, Medan.

Korban Sukatno, warga setempat yang tidak terima atas perbuatan kedua temannya kemudian membuat laporan ke Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Kompol Martuasah Tobing yang dikonfirmasi melalui Kanit Jahtanras Iptu Yunan, Kamis (6/8) membenarkan peristiwa penjual es eawet babak-belur dihajar dua temannya itu.

                                             

Menurut Kanit Jahtanras Iptu Yunan, satu tersangka R sudah ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian dan satu lagi masih buron.

Dijelaskan, peristiwa terjadi, Kamis (23/4) sekira pukul 22:30 Wib, berawal korban datang kerumah W untuk meminta kejelasan.

Terutama tentang hak pelapor dalam usaha es dawet yang dibangun bersama antara pelapor dan terlapor.

Pada saat itu R (terlapor), yang juga mendengar percakapan tersebut, tidak terima dan langsung mendorong tubuh korban.

Kemudian W memukul wajah pelapor kemudian kedua terlapor secara bertubi-tubi memukuli kearah kepala dan badan.

Akibatnya, pelipis mata kiri dan pipi kiri korban mengalami luka memar dan lecet selanjutnya melaporkannya ke Polrestabes Medan.

“Personel Jahtanras Polrestabes Medan begitu menerima laporan segera melakukan penyelidikan dan menangkap R. Sedangkan satu lagi pelaku masih diburon,” jelas Yunan.

Menurut Yunan, tersangka dikenakan pasal secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau penganiayaan.

Ini sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 Jo 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun. (m25)

  • Bagikan