Penjambret Wanita Hamil Ditembak

Penjambret Wanita Hamil Ditembak

  • Bagikan
TERSANGKA JHS yang diamankan. Penjambret wanita hamil ini ditembak satuan Tekab Medan Area, karena berusaha melarikan diri saat ditangkap, Rabu malam (13/3). Waspada/Ist
TERSANGKA JHS yang diamankan. Penjambret wanita hamil ini ditembak satuan Tekab Medan Area, karena berusaha melarikan diri saat ditangkap, Rabu malam (13/3). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada):  Penjambret wanita hamil ditembak satuan Tekab Medan Area, karena berusaha melarikan diri saat ditangkap, Rabu malam (12/3).

Penjambret wanita hamil yang ditembak diketahui berinisial JHS, 26,  warga Jl HM Joni, Gang Roma, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Denai.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago, Kamis (12/3) siang kepada wartawan mengatakan, penangkapan terhadap tersangka merupakan tindaklanjut dari laporan korban.

Yakni, Tiara Dwi Pratama warga Jl Menteng Raya, Kelurahan Pasar Merah Timur pada Kamis 31 Januari 2020 sekira pukul 14.30 WIB.

“Dalam laporannya, korban yang sedang hamil tua baru saja belanja di warung tak jauh dari rumahnya, dan berniat pulang ke rumah,” katanya.

Saat korban menyeberang jalan, tiba-tiba dua pria yang berboncengan dengan sepedamotor Honda Beat warna hitam BK 2989 AJC perlahan-lahan mendekati korban.

Selanjutnya, tambah Kapolsek, pelaku yang duduk di posisi boncengan langsung merampas paksa kalung emas dari leher korban hingga korban tersungkur ke aspal.

Setelah berhasil merampas kalung korban, kedua bandit jalanan itu langsung kabur.

Warga sekitar kemudian membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mengobati kedua tangannya yang lecet.

Selanjutnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Medan Area.

Cek TKP

Petugas yang menerima laporan korban langsung melakukan cek TKP. Di lokasi petugas juga mengamankan rekaman CCTV.

Setelah diselidiki, petugas mengungkap identitas kedua tersangka berinisial JHS dan RS.

“Tekab bergerak cepat menuju rumah kedua tersangka. Namun tersangka melarikan diri ke luar kota,” terangnya.

Lanjut Faidir, Rabu sekira pukul 19.00, Tekab dapat informasi JHS baru datang dari luar kota dan hendak pulang ke rumahnya.

Petugas bergerak ke rumah tersangka dan mendapati JHS baru sampai di depan rumahnya.

Tersangka yang mengetahui kedatangan petugas langsung melarikan diri.

Petugas melakukan pengejaran sembari memberikan tembakan peringatan ke udara namun tak diindahkan.

“Akhirnya petugas memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki tersangka hingga rubuh.

“Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhyangkara Medan untuk mendapat perawatan medis, setelah itu diboyong ke Mako untuk diperiksa intensif,” sebutnya.

Dari hasil pemeriksaan dan interogasi, peran tersangka sebagai pemetik.

Sementara RS (DPO) sebagai joki. Tersangka mengaku sudah 19 kali melakukan aksi kejahatan (jambret) di wilayah hukum Polsek Medan Area dan Polsek Medan Kota.

“Tersangka merupakan residivis dengan kasus yang serupa, dan belum lama ini keluar dari penjara,” katanya.

Dia menambahkan, korban belum lama ini sudah melahirkan. (h04)

  • Bagikan