Waspada
Waspada » Penikaman Terhadap Purnawirawan TNI Sudah Direncanakan
Medan

Penikaman Terhadap Purnawirawan TNI Sudah Direncanakan

TERSANGKA IS, pelaku penikaman di warung Jl. Stasiun Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan, ditangkap petugas Reskrim Polres Pelabuhan Belawan di tempat persembunyiannya di Gudang Arang Lorong Supir Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan. Waspada/Ist
TERSANGKA IS, pelaku penikaman di warung Jl. Stasiun Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan, ditangkap petugas Reskrim Polres Pelabuhan Belawan di tempat persembunyiannya di Gudang Arang Lorong Supir Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan. Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada): Peristiwa  penikaman di Jl. Stasiun Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan hingga menewaskan Parlindungan Napitupulu ternyata sudah direncanakan oleh tiga pelaku di salah satu warung di Belawan.

“Sebelum melakukan aksi penikaman tersebut, ketiga pelaku berinisial IS, AL dan DN sudah melakukan perencanaan untuk menghabisi nyawa korban. Mereka merencanakannya di satu warung di depan Rumah Sakit PHC,” ujar Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan melalui Kasat Reskrim AKP I Kadek Hery  Cahyadi kepada Waspada, Selasa (5/1) di Belawan.

Dijelaskan AKP I Kadek, motif penikaman tersebut karena seorang dari tiga pelaku memiliki masalah pribadi dengan korban namun pihaknya masih terus mendalami kasus ini dan mengejar dua pelaku lainnya termasuk pelaku utamanya,” jelas AKP I Kadek.

Kasat Reskrim menambahkan, beberapa jam setelah peristiwa penikaman terjadi, petugas menangkap tersangka IS ,25, warga Jl. Gudang Arang Lorong Supir Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan di tempat persembunyiannya sedangkan dua pelaku lainnya berinisial AL ,40, dan DN ,37, masih dalam pengejaran petugas.

Dari tersangka IS dan lokasi kejadian, petugas menyita barang bukti berupa 1 jeket parasut milik korban yang bercampur darah,  celana keper panjang dan sepatu PDL milik korban.

1 topi warna krim dengan jaring coklat diduga milik pelaku dan sebilah clurit.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, diduga ribut soal cewek,  Parlindungan Napitupulu ,62,  tewas ditikam oleh sejumlah orang di salah satu warung di Jl. Stasiun Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan, Minggu (3/1) sekira pukul 01:00.

Purnawirawan TNI warga Jl. Jaring Udang Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, tewas akibat sejumlah tikaman yang bersarang di tubuhnya.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, malam itu korban bersama temannya Arifin dan dua wanita mengunjungi warung milik Rusli. Setibanya di kafe tersebut, mereka menenggak minuman keras dibarengi alunan musik.

Menjelang dinihari, teman korban bernama Arifin keluar dari kafe meninggalkan korban bersama dua teman wanitanya. Saat korban sendiri terjadi keributan berujung perkelahian dengan pengunjung kafe lainnya. Keributan diduga karena cewek, membuat para pelaku kesal dan langsung menikam Napitupulu hingga  korban roboh bersimbah darah.

Saat korban terkapar, teman korban yang kembali ke warung terkejut melihat korban bersimbah darah dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, akhirnya korban tewas di rumah sakit.

Petugas Polsek Belawan dan Polres Pelabuhan Belawan datang ke lokasi kejadian segera melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Jasad korban tewas selanjutnya dievakuasi  ke Rumah Sakit Bhayangkara  untuk dilakukan visum dan otopsi.

Kepada petugas Kepolisian, teman korban bernama Arifin menyebutkan, beberapa menit setelah berada dalam warung, dirinya keluar sebentar.

“Begitu saya kembali ke warung, saya lihat teman saya sudah ditikam dan berlumuran darah,” ujar Arifin kepada petugas.

Adik ipar korban , Telly Sihombing ,51, warga

Lingkungan 28 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan sesuai laporan polisi: LP/03/I/2021/SU/SPKT Pel.Belawan, tanggal 03 Januari 2021. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2