Waspada
Waspada » Pengecatan Tubuh Dengan Cat Silver Sangat Berbahaya
Medan

Pengecatan Tubuh Dengan Cat Silver Sangat Berbahaya

SALAH seorang manusia Silver yang tengah beraksi di persimpangan Jalan Halat Medan. Pengecatan tubuh dengan cat silver (perak) yang dilakukan oleh remaja di persimpangan jalan dinilai sangat berbahaya. Waspada/ist
SALAH seorang manusia Silver yang tengah beraksi di persimpangan Jalan Halat Medan. Pengecatan tubuh dengan cat silver (perak) yang dilakukan oleh remaja di persimpangan jalan dinilai sangat berbahaya. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Pengecatan tubuh dengan cat silver (perak) yang dilakukan oleh remaja di persimpangan jalan dinilai sangat berbahaya.

Hal ini disampaikan Irwan Fahri Rangkuti, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin di RSUP dr Pirngadi, Rabu (17/2).

Dokter yang bertugas di rumah sakit pemerintah itu mengatakan bahwa pengecatan tubuh dengan cat itu sangat berbahaya.

Karena cat merupakan bahan yang mengandung unsur kimia dan  yang dinamakan bahan kimia itu jelas mengandung zat berbahaya.

“Cobalah cat itu kena ke tangan kita, kita akan merasakan panas juga keras, artinya ini sangat tidak baik jika dibalurkan ke seluruh tubuh, apalagi ke bagian wajah, kulit wajah itu kan tipis dan sensitif” kata Irwan di ruang kerjanya.

Hal berbahaya jika membalurkan cat ke tubuh di antaranya bisa menimbulkan gatal-gatal, infeksi dan juga bengkak.

Bahkan jika ini dilakukan terus menerus akan berbahaya bagi organ dalam tubuh terutama jantung, ginjal dan penyakit kulit.

“Kulit itukan fungsinya melindungi tubuh, yakni berfungsi melindungi otot, tulang, ligamen, pembuluh darah, sel saraf, serta organ di dalam tubuh. Kulit juga sangat berperan terhadap daya tahan tubuh untuk melindungi diri dari kuman berbahaya. Namun jika ini terganggu, maka toksin bisa masuk ke dalam bisa merusak organ dalam tubuh,” ujarnya lagi.

Ia meminta kepada seluruh orang tua agar memperhatikan anaknya, sebab kalau sudah mengalami sakit bisa berbahaya lagi hingga kerusakan organ.

Sementara itu, salah seorang manusia silver yang tengah beraksi di persimpangan Jalan Halat, Putra (21) yang mengaku warga Jalan Bromo memang merasakan gatal-gatal di tubuhnya saat menggunakan cat ke tubuhnya. Namun, ia tidak mempedulikan karena desakan ekonomi.

“Gatal-gatal la badan saya. Apalagi pas pertama pake sampe merah-merah gitu,” aku remaja ini.

Cat Pagar Besi

Cat yang digunakannya adalah cat yang biasa digunakan untuk mengecat pagar besi. Ia membelinya di panglong atau toko menjual perlengkapan bangunan.

Cat silver itu dicampur dengan minyak goreng agar mudah di cuci dengan sabun saat usai beraksi di jalanan.

“Dicampur minyak saat menggunakannya biar mudah dibilas dengan air saat mau membersihkannya,” ungkapnya.

Memang dikatakannya ia juga merasa takut apalagi merasa gatal-gatal setiap menggunakan cat silver itu.
Putra yang merupakan anak ke 4 dari 7 bersaudara itu mengaku melakoni ini karena keterpaksaan ekonomi.

“Awak gak mau juga kayak gini tapi cari kerjaan susah, kalau ada awak gak mau kerja ini,”  tandasnya sembari mengatakan melakukan aksi manusia silver ini di sejumlah persimpangan di Medan seperti simpang halat, dan simpang Amplas.(cbud)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2