Waspada
Waspada » Pencuri Uang Pemprovsu Divonis 5 Tahun Penjara
Medan

Pencuri Uang Pemprovsu Divonis 5 Tahun Penjara

KEEMPAT terdakwa saat mendengarkan sidang putusan di PN Medan, Senin (2/3). Pencuri uang Pemprovsu divonis 5 tahun penjara Waspada/Rama Andriawan.
KEEMPAT terdakwa saat mendengarkan sidang putusan di PN Medan, Senin (2/3). Pencuri uang Pemprovsu divonis 5 tahun penjara Waspada/Rama Andriawan.

MEDAN (Waspada): Hakim ketua PN Medan, Erintuah Damanik menjatuhkan hukuman masing-masing 5 tahun penjara, empat terdakwa pencurian uang Rp1,6 miliar milik Pemprovsu.

Keempat terdakwa yakni, Musa Hardianto, Nico Demus Sihombing, Niksar Sitorus, Indra Haposan.

“Mengadili, menyatakan, menghukum terdakwa dengan pidana 5 tahun penjara,” kata Erintuah di Ruang Cakra V, Pengadilan Negeri (PN), Senin (2/3).

Hakim dalam amar putusan menilai, keempat terdakwa telah melanggar Pasal 363 ayat 1 ke 4e KUHPidana. Hal yang memberatkan para terdakwa karena melakukan pencurian yang memberatkan.

“Sedangkan yang meringankan, para terdakwa berperilaku sopan dalam persidangan, berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan menyesali perbuatannya,” ucap Erintuah.

Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rambo Loly yang meminta majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman 6,6 tahun kepada terdakwa Musa Hardianto Sihombing dan Indra Haposan Nababan.

Sedangkan Niko Demos Sihombing dituntut 7 tahun penjara, dan untuk Niksar Sitorus, dituntut 6 tahun penjara.

Usai mendengarkan putusan majelis, baik para terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak langsung menerima keputusan majelis, keduanya menyatakan pikir-pikir.

Dalam dakwaan sebelumnya peristiwa raibnya uang Rp1,6 miliar itu terjadi pada 8 September 2019.

Kejadian bermula saat Pembantu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Muhammad Aldi Budianto dan tenaga honorer Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Indrawan Ginting mengambil uang dari Bank Sumut.

Selanjutnya, uang disimpan di dalam mobil yang diparkir di halaman kantor gubernur.

Aldi dan Indrawan kemudian kembali ke kantor dan meninggalkan uang di dalam mobil. Saat kembali, uang Rp1,6 miliar itu raib.

Setelah itu, Kasus ini dilaporkan ke Polrestabes Medan. Pada Selasa (24/9), polisi mulai menemukan titik terang.

Sepekan kemudian, Selasa (1/10), polisi menangkap empat pelaku pencurian uang Rp1,6 miliar tersebut. (cra)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2