Waspada
Waspada » Pemuka Agama Diminta Cerahkan Umat
Medan

Pemuka Agama Diminta Cerahkan Umat

SEKRETARIS Badan Pengurus Harian (BPH) UMN Al Wasliyah, Drs Charial As'adi S Psi. Pemuka Agama diminta derahkan umat. Waspada/Partono Budy
SEKRETARIS Badan Pengurus Harian (BPH) UMN Al Wasliyah, Drs Charial As'adi S Psi. Pemuka Agama diminta derahkan umat. Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Para pemuka agama diminta untuk cerahkan umat dan masyarakat, khususnya umat Islam agar tidak salah langkah dalam memilih calon pemimpin pada Pilkada serentak 2020 ini.

“Pemuka agama diminta untuk cerahkan umat untuk menyuarakan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki komitmen yang tinggi dalam membela umat,” kata Sekretaris Badan Pengurus Harian (BPH) UMN Al Washliyah, Drs Charial As’adi S.Psi (foto) kepada Waspada, di Medan, Selasa (11/2).

Dia punya alasan yang kuat mengapa peran pemuka agama diperlukan menghadapi pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan serentak di 23 kabupaten/kota, termasuk Medan.

“Sewaktu saya jadi Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Medan Area, pada pilgub 2018 dan pilpres 2019, tingkat partisipasi warga termasuk umat Islam terbilang rendah,” kata Chairial, yang juga Ketua Badan Kenaziran dan Kemakmuran Masjid (BKKM) Al-Himmah Jl Ismaliyah Medan ini.

Tanpa menyebut rinciannya, Chairial mengherankan minimnya partisipasi umat Islam di Kota Medan, padahal sekitar 65 persen penduduk di 21 kecamatan ini adalah Muslim.

“Yang menang pilkada malah pemeluk agama lain. Karena apa? Bisa macam-macam, tetapi jauh lebih penting saya menilai peran serta pemuka agama tidak maksimal,” ujar Sekretaris MAMBI Medan Area ini.

Kepada masyarakat, Drs Chairial meminta khususnya umat Islam untuk tabbayun (refleksi), dan berusahalah lebih baik, dan jangan tergiur kenikmatan sesaat.

“Di dalam pilar agama, yang utama bukan hanya ibadah, tetapi potensi untuk melakukan perubahan dalam berbagai bidang, termasuk politik,” ujarnya.

Kepada para pemuka agama, Chairial mengajak mereka untuk mencerahkan umat dalam syiar agama, agar kelak nantinya lahir pemimpin yang tegas, dan adil serta memiliki komitmen yang tinggi dalam membela agama.

“Saya kira pendekatan agama kepada umat yang disampaikan para pemuka agama jauh lebih membawa manfaat,” katanya.

Langkah-langkah untuk memberi pencerahan menjadi makin penting, mengingat akhir-akhir ini khususnya di Kota Medan terjadi berbagai peristiwa yang melukai perasaan umat bergama.

“Yang penting, mari kita bersatupadu, jangan mau diadudomba,” pungkas Chairial yang juga kader Al Washliyah ini. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2