Waspada
Waspada » Pemprovsu Diminta OP Jelang Ramadhan
Medan

Pemprovsu Diminta OP Jelang Ramadhan

KETUA Komisi B DPRD Sumut Dhody Thaher. Pemprovsu diminta gelar Operasi Pasar (OP) jelang Ramadhan. Waspada/Partono Budy
KETUA Komisi B DPRD Sumut Dhody Thaher. Pemprovsu diminta gelar Operasi Pasar (OP) jelang Ramadhan. Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Ketua Komisi B DPRD Sumut Dhody Thaher (foto) berharap Pemprovsu melalui dinas terkait segera menggelar Operasi Pasar (OP) untuk mengantisipasi melonjaknya harga dan langkanya kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang bulan Ramadhan.

“Kita berharap OP juga dapat mengurangi beban masyarakat yang selama ini terdampak pandemi Covid-19,” kata Dhody kepada Waspada, di ruang dewan, Rabu (31/3).

Politisi Partai Golkar ini merespon mulai merangkaknya kenaikan sembako di sejumlah daerah di kabupaten/kota jelang bulan puasa dan Idul Fitri 1442 H.

“Komisi B yang cocern dengan masalah pangan tentu saja khawatir jika harga-harga sembako, terutama gula dan minyak makan naik tak terkendali,” ujar Dhody.

Pihaknya berharap Pemprovsu mencermatinya dengan melakukan berbagai langkah, yakni berkordinasi dengan Dinas Holtikultura dan Ketahanan Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut dan satuan vertikal yang ada di Sumut serta pihak swasta yang menyalurkan kebutuhan sembako kepada masyarakat.

“Langkah itu saya kira perlu ditindaklanjuti dengan OP di titik tertentu, dan tentu saja dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat,” ujarnya.

Dhody mencontohkan partai Golkar yang dalam rapat kerja daerah (rakerda) dan Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar di Tanah Karo mulai tanggal 3 Apriil, juga menggelar bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Bazar yang digelar dengan harga terjangkau sebagai bentuk perhatian Golkar di tengah pandemi Covid-19.

Yang penting, lanjutnya, semua upaya yang dilakukan harus bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, terutama yang beragama Islam dalam menjalankan ibadah selama Ramadhan.

Cermati Kebutuhan Pokok

Dhody juga berharap Pemprovsu sudah mengambil langkah untuk mencermati kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadhan, sehingga dapat diantisipasi jika terjadi lonjakan permintaan.

“Sudah harus ada langkah-langkah antisipasi kalau terjadi kelangkaan, atau tingginya permintaan memasuki bulan Ramadhan maupun nanti pada Idul Fitri 1442 H,” katanya.

Dhody optimis Pemprovsu dapat melakukan langkah yang diinginkan masyarakat. “Pemerintah pastilah bertanggungjawab dan akan menjamin ketersediaan bahan pokok,” pungkasnya.

Terpisah, anggota DPRD Sumut Dimas Tri Aji menyebutkan, harusnya tim Disperindag dan Bulog sudah turun ke lapangan, guna memantau pergerakan harga sehari-hari dan mengantisipasi adanya permainan harga dari segelintir oknum yang ingin mengeruk keuntungan.

Dimas meminta tradisi untuk turun inspeksi mendadak (sidak) jelang Ramadhan tidak patut lagi dilaksanakan, karena hal itu tidak menjamin masalah kenaikan harga dan kelangkaan pangan dapat diatasi dalam waktu cepat. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2