Waspada
Waspada » Pemprovsu Diminta Fokus Tingkatkan PAD
Medan

Pemprovsu Diminta Fokus Tingkatkan PAD

DUA anggota DPRD Sumut, Ari Wibowo (kiri dari Fraksi Gerindra) dan Rony Reynaldo Situmorang (F-Nasdem). Pemprovsu diminta fokus tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang belum terdongkrak maksimal. Waspada/Partono Budy
DUA anggota DPRD Sumut, Ari Wibowo (kiri dari Fraksi Gerindra) dan Rony Reynaldo Situmorang (F-Nasdem). Pemprovsu diminta fokus tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang belum terdongkrak maksimal. Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) diminta fokus tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum terdongkrak maksimal. Saat ini, pendapatan lain-lain yang sah tahun 2021 hanya tercapai Rp37,374 miliar atau 65,23% dari target Rp57,293 miliar.

Hal itu disampaikan Rony Reynaldo Situmorang  (F-Nasdem) dan Ari Wibowo (F-Gerindra) kepada Waspada di Medan, Jumat (9/4).

Kedua anggota dewan itu merespon pidato Gubsu Edy Rahmayadi pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Tahun 2022 di Hotel Santika Dyandra, Kamis (8/4). Keduanya bersama beberapa anggota dewan lainnya ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bertemakan Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Kehidupan Masyarakat, Gubsu menyebutkan, pada tahun 2021, pihaknya akan membangun gedung Islamic Centre di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumut berbiaya puluhan miliar.

Selanjutnya, pembangunan jalan tol Medan-Brastagi yang dijadwalkan dimulai  tahun 2022 mendatang. Kemudian areal peternakan pertanian baru, pembangunan pembangunan bandara di Mandailing Natal (Madina)

Merespon ini, Rony Reynaldo berpendapat, Fraksi NasDem, yang menjadi salah satu partai pendukung Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Eramas) di Pilgub 2018, mendukung sepenuhnya langkah Pemprovsu dalam rangka memacu pembangunan infrastruktur yang lebih modren.

“Namun langkah tersebut perlu dikaji lebih intensif, mengingat dana yang digelontorkan mencapai triliunan rupiah,” kata anggota Komisi D yang membidangi masalah infrastruktur ini.

Terkait jalan tol Medan-Brastagi, lanjut Rony, Komisi  D sudah melakukan pertemuan dengan Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta. Pihak Bappenas sendiri menyebutkan, infrastruktur itu belum dilengkapi dengan studi kelayakan (feasibilty), sehingga belum dapat diprioritaskan pembangunannya.

Dengan kondisi seperti itu, Rony khawatir pembangunannya tidak memberi manfaat maksimal bagi kelancaran pembangunan di Sumut.

Rony berpendapat, di tengah pandemi Covid-19, Pemprovsu diminta fokus tingkatkan PAD, dengan mengintensifkan optimalisasi dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) yang saat ini sedang terpuruk.

Kemudian terus menggali sumber pendapatan yang baru di Sumut yang belum tergali maksimal guna meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Perlu ada langkah kreatif dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjajaki sumber pendapatan baru dalam rangka meningkatkan PAD,” katanya.

Dengan besarnya PAD, Rony berpendapat, Pemprovsu tidak perlu mencari dukungan pendanaan dari instansi lain, seperti lahirnya Pergub No 1/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Ini yang kemudan ditindaklanjuti dengan naiknya bahan bakar minyak (BBM) oleh Pertamina, terhitung 1 April 2021.

Bersinergis 

Senada anggota DPRD Sumut Ari Wibowo, yang juga Ketua Fraksi Gerindra mendukung langkah Pemprovsu yang sudah melakukan upaya maksimal di tengah pandemi Covid-19.

Upaya ini hendaknya terus dilakukan, termasuk meningkatkan PAD yang bersumber dari pendapatan yang sah.

Tahun 2021, Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengalami kenaikan kenaikan dari target Rp5,434 triliun, dengan  realisasinya mencapai Rp5,528 triliun atau sekitar 101,72%. Namun untuk pendapatan lain-lain yang sah hanya tercapai Rp37,374 miliar atau 65,23% dari target Rp57,293 miliar.

Dalam rangka terus meningkatkan PAD daerah, Ari mengingatkan OPD di kabupaten/kota untuk bersinergis dengan Pemkab/Pemko setempat.

“Ada satu kabupaten di Sumut yang tak mau mengundang DPRD setempat saat membahas anggaran, ini bagaimana mau mendukung Pemprovsu,” katanya.

Padahal Gubsu sudah menegaskan, saat ini bukan lagi saatnya membagi roti, melainkan daerah harus berlomba dan yang membutuhkan pembangunan sesuai potensi daerahnya, akan di akomodir.

“Hal ini hendaknya jadi sinyal bagi daerah untuk terus meningkatkan potensi daerahnya agar diakomodir oleh Pemprovsu,” pungkas Ari Wibowo. (cpb)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2