Waspada
Waspada » Pemprovsu Diminta Bantu Warga Terdampak Mudik
Medan

Pemprovsu Diminta Bantu Warga Terdampak Mudik

ANGGOTA DPRD Sumut Parsaulian Tambunan. Pemprovsu diminta bantu warga terdampak mudik. Waspada/Partono Budy
ANGGOTA DPRD Sumut Parsaulian Tambunan. Pemprovsu diminta bantu warga terdampak mudik. Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Sejumlah anggota DPRD Sumut meminta Pemprovsu agar memberikan stimulus bagi masyarakat yang dilarang mudik pada Lebaran tahun ini karena belum berakhirnya pandemi. Salah satu di antaranya memberikan keringanan biaya sekolah anak-anak yang akan menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Hal ini disampaikan dua anggota DPRD Sumut Parsaulian Tambunan (F-NasDem) dan Marajaksa Harahap (F-PKS) kepada Waspada, di Medan, Selasa (4/5).

Keduanya merespon larangan pemerintah yang tahun ini meniadakan kegiatan mudik lebaran demi melindungi masyarakat dari penularan virus Covid-19.

Menurut Parsaulian (foto), sebagian besar pemudik yang pulang kampung selain bersilaturahmi, mereka minta modal dan uang tambahan untuk sekolah anak-anak mereka.

“Ada yang sampai jual aset termasuk sawah untuk tambahan modal demi mencukupi kebutuhan anak-anak di kota,” sebut anggota dewan dari Komisi B ini.

Hubungan ini sudah berlangsung lama, sehingga sulit bagi sebagaian pemudik untuk tidak pulang kampung untuk bertemu keluarga.

“Nah sekarang kita dihadapkan dengan pandemi Covid-19, mau tidak mau kita semua harus patuh dengan larangan tersebut, agar penyebaran penyakit itu dapat ditekan,” katanya.

Namun larangan mudik tersebut tentu membawa dampak, sehingga perlu disikapi. Di antaranya, perlu ada perhatian pemerintah memberikan bantuan modal bagi anak-anak yang terdampak larangan mudik, sebagai persiapan menghadapi PembelajaranTatap Muka (PTM).

Asumsinya, selama berada di rumah selama masa peniadaan mudik, biaya yang dikeluarkan cenderung lebih tinggi, lebih-lebih di tengah masa pandemi Covid-19.

“Artinya, jangan kita tambahi beban lagi masyarakat yang lebih setahun harus sabar menghadapi pandemi ini,” katanya.

Tambahan Modal

Terkait bantuan untuk para pemudik, anggota dewan Marajaksa Harahap berpendapat, pemerintah hendaknya memberi perhatian pada pemudik yang pulang kampung yang ingin mendapatkan tambahan modal sekolah.

“Setiap kebijakan saya kira ada dampaknya, dan karena ini sifatnya kemanusiaan, saya kira Pemprovsu perlu memberikan stimulus berupa bantuan modal atau meringankan beban pemudik menghadapi peniadaan mudik tahun ini,” kata Marajaksa.

Selain itu, jika memang peniadaan mudik efektif menanggulangi pandemi Covid-19, pemerintah harus komit all out melakukan upaya pencegahan. “Jangan mudik gak boleh, pasar-pasar malah dibuka, ya ini sama saja,” pungkas Marajaksa. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2