Pemko Medan Diminta Beri Sanksi Tegas Sekolah Laksanakan PTM

Pemko Medan Diminta Beri Sanksi Tegas Sekolah Laksanakan PTM

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Kota Medan, Afif Abdillah. Waspada/Ist
ANGGOTA DPRD Kota Medan, Afif Abdillah. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta tegas memberi sanksi kepada pihak sskolah yang tetap melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Medan yang diperpanjang hingga 20 September 2021.

Pasalnya telah dipertegas Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan No.443.2/8398 Tentang PPKM level IV Covid-19 di Kota Medan, pada poin 2 dalam SE Wali Kota Medan itu ditegaskan, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan di Kota Medan harus dilakukan melalui sistem pembelajaran jarak jauh ataupun sistem daring.

Anggota DPRD Kota Medan, Afif Abdillah mengatakan, selama ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan sudah terlalu lama melakukan pembiaran terhadap sekolah-sekolah yang masih saja menggelar PTM.

“Tapi yang kita lihat banyak kok sekolah yang curi-curi, mereka menggelar PTM secara diam-diam dengan berbagai modus. Modus yang paling sering itu, siswa ke sekolah tidak pakai seragam dengan dalih cuma mau ambil tugas. Ini Disdik harus tegas, pantau semua sekolah di Medan, jangan coba-coba ada yang gelar PTM, beri sanksi tegas bila melanggar,” tegas Afif, Jumat (10/9).

Menurut Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan ini, sekolah yang lebih dari satu kali melakukan pelanggaran yang dimaksud tidak hanya diberikan sanksi teguran, namun dilakukan penyegelan.

“Bila masih melanggar juga, maka wajar bila sekolah itu direkomendasikan untuk dicabut izin nya. Mau tidak mau kita harus tegas, ini soal keselamatan generasi bangsa. Kalau bukan anak-anak kita ini yang pertama kali kita selamatkan, lalu siapa lagi,” sambungnya.

Menentang Peraturan

Tak cuma itu, terang Afif, sekolah yang mengizinkan siswa untuk PTM di sekolah saat PPKM Level 4, sama saja halnya dengan sekolah yang mendidik siswa untuk menjadi pribadi yang menentang peraturan ataupun membenarkan sikap untuk melanggar aturan.

“Padahal sekolah bukan cuma tempat untuk mencari ilmu, tapi juga membentuk karakter. Kalau sejak kecil dibentuk sebagai orang yang taat aturan, maka anak tersebut akan tumbuh menjadi anak yang taat aturan, bukan sebaliknya,” terangnya.

Sekali lagi, lanjut Afif, hal ini menjadi tugas Disdik dalam mengultimatum, mengawasi, dan menindak tegas setiap sekolah di Kota Medan yang masih saja coba-coba menggelar PTM di masa PPKM Level 4.

“Kita betul-betul berharap, jangan lagi ada sekolah yang dibiarkan Disdik Medan untuk menggelar PTM di masa PPKM Level 4 ini. Jangan saat Wali Kota Medan sudah melakukan langkah baik dalam menangani Covid-19, anak-anak kita malah tertular Covid-19 di sekolah karena adanya pembiaran dari OPD yang bersangkutan. Apalagi kita tahu, varian-varian baru Covid-19 ini juga turut menjangkiti anak-anak secara cepat,” pungkasnya. (h01)

  • Bagikan